Keunikan HPS di PAUD Al Irsyad

20.19 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments


PELEPASAN balon menandai dibukanya masa orientasi di KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto. Uniknya balon-balon yang terlepas ini membawa serta rasa takut dan khawatir yang sebelumnya membayangi para siswa baru PAUD unggulan di Purwokerto ini.
Sesi pelepasan balon disajikan dengan sangat baik oleh ustazah Khusnul Khotimah, wakil kepala sekolah sekaligus pendongeng Banyumas ini. Sang ustazah memancing perhatian para siswa dengan gaya berceritanya yang unik dan membantu melepas ketegangan dan rasa malu yang membayangi wajah para siswa.
“Anak-anak usia balita memang membutuhkan pendekatan khusus agar mau dilepas di sekolah tanpa ditemani orangtuanya. Termasuk masih malu untuk berkenalan dengan teman barunya,” terang ustazah Nur Sabiha, S.Pd., kepala sekolah.
Menurutnya, sekolah merupakan lingkungan yang baru bagi mereka sehingga wajar bila anak-anak takut dan ingin ditemani orangtuanya. Meskipun demikian, anak-anak sebenarnya mudah diajak berkenalan saat main bersama. Kebanyakan mereka langsung bermain bersama di playground meskipun masih malu untuk menyapa. “Orang tua tidak perlu terlalu khawatir, karena kami para guru dengan senang hati membantu siswa untuk betah di sekolah dan senang bermain bersama teman-temannya,” lanjutnya.
Tampak suasana sekolah sangat meriah, berbagai oranamen bunga berwarna-warni menghiasi seluruh halaman. Para guru juga mengenakan atribut bunga, sayur, buah-buahan, dan binatang agar menarik bagi siswa dan membangun suasana yang ceria.
Ada juga sesi bernyanyi bersama, menari bersama hingga menjajal semua alat bermain. Tampak siswa senang dan penuh canda bersama wali kelas dan asisten wali kelas. Ada juga sesi foto bersama orangtua di beberapa area yang memang bagus untuk selfie dan groufie.
Masa orientasi ini berlangsung selama sepekan, yakni mengenalkan siswa dengan lingkungan sekolah, dengan para gurunya, dengan teman-temannya, hingga melatih toilet training dan budaya sekolah. Uniknya, tak sampai sepekan, sebagian siswa sudah berani ditinggal bersama guru dan teman-temannya selama pembelajaran.[Umi Salamah]

You Might Also Like

0 komentar: