Festival Gema Ramadhan Akbar

21.54 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments



MENYAMBUT bulan Ramadhan, KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto selalu memiliki cara yang berbeda dari tahun ke tahun. Mengambil tema Festival Gema Ramadhan, sekolah mempersiapkan rangkaian kegiatan besar sebagai bagian dari syiar dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadan. Seperti Gema Qurani, parade tarhib Ramadhan, lomba-lomba Ramadan, tali asih dan bakti sosial.
Rangkaian kegiatan festival Ramadan akbar dimulai dengan kegiatan Gema Qurani bertema “Kan Ku Persembahkan Mahkota di Surga untuk Ayah Bunda dengan Hafalan Alquranku.” Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu kemarin (12/5), semua siswa yang berjumlah 270 anak bergantian naik ke panggung dan membacakan surat-surat juz 30 yang sudah mereka hafal di depan para orangtua.
Tampak banyak orang tua yang merasa terharu dan bangga dengan kegiatan gema qurani. Mereka menyaksikan putra-putri mereka memiliki hafalan yang banyak. “Acara yang menampilkan 270 siswa ini semoga berhasil memotivasi para orang tua, untuk tidak kalah semangat dalam menghafal seperti putra putri mereka,” terang ustazah Nur Sabiha, S.Pd.Aud. kepala sekolah.
Dalam sambutannya, ustazah Nur Sabiha mengajak agar para orangtua membekali anak-anak sejak dini untuk mencintai dan menghafal Alquran. Khususnya dibulan Ramadhan nanti kita perbanyak kegiatan murajaah, tadarus, hafalan dan qiraah dengan Al Quran bersama anak-anak kita.
“InsyaAllah, mereka akan membanggakan orangtua di dunia dan di akhirat berkat hafalan Alquran,” lanjutnya.
Di hari berikutnya, Selasa (15/5) sekolah menggelar Bakti Sosial di Lapas Wanita Purwokerto. Digelar pula tausiah untuk warga lapas, dengan mengajak semua warga untuk berbahagia menyambut bulan Ramadan. “Karena ampunan Allah Yang Maha Luas maka mari bersegera menuju ampunan Allah agar saat keluar dari lapas ini kita lahir sebagai manusia yang salihah dan memulai kehidupan yang baru dengan lebih baik.
Esok harinya Rabu (16/5), tali asih dilaksanakan di Desa Pekuncen. Para guru dan komite bersilaturahmi dengan para muazin. Sekolah sangat menghormati para muazin yang selalu menjalankan tugasnya dan selalu berusaha untuk datang ke masjid meskipun ada beberapa muazin yang cacat fisik.
Seorang muazin mendapat perhatian khusus dalam acara ini karena kondisinya fisiknya yang cacat karena kecelakaan saat memasang kabel di masjid.
“Kami ingin kegiatan tali asih dapat menyentuh masyarakat yang lebih luas. Kepada saudara-saudara kita yang kekurangan dan mengalami kesulitan ataupun masalah hidup lainnya,” lanjutnya.
Kegiatan pawai dan lomba-lomba untuk sambut Ramadan tampaknya yang paling meriah. Saat pawai, para siswa mengenakan beragam kostum yang unik dan membawa beragam alat musik akustik.
Para guru mengajak anak-anak berkeliling membawa spanduk sambil menebarkan semangat berpuasa. Tak lupa, dalam pawai ini juga dibagikan kepada masyarakat poster jadwal imsakiyyah. [Umi Salamah]
sekolah_terbaik

You Might Also Like

0 komentar: