WIDE GAME bernuansa Alam TK Al Irsyad

23.36 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments







Rabu, Kamis 22 – 23 Maret 2017 KB dan TK Al Irsyad mengadakan kegiatan outdoor study dalam suasana Alam dan hijau pemohonan yang menyejukkan disekitaran Masjid Fatimatuz Zahra. Anak-anak terlihat asyik mengikuti serangkaian kegiatan yang bertemakan fisik motorik outbond seperti; permainan kereta buta, tarik tambang, membawa kelereng dengan sendok, lomba meniup bola dalam gelas berAir, lomba menyusun puzzle berkelompok, halang rintang dalam rumput dan serangkaian kegiatan lainnya.
Mengawali kegiatan yang difokuskan pada Masjid Fatimatuzzahra, anak-anak terlebih dulu melakukan doa dzikir pagi dan dilanjutkan dengan murajaah bersama. Murajaah tentag surat-surat pendek dalam juz 30 yang sudah dihafal oleh anak-anak.
Kepala sekolah Ustdzah Nur Sabiha juga ikut menemani dan anak-anak selama outdoor study berlangsung dan tidak lupa memberikan pesan-pesan semangat kepada seluruh siswa untuk semangat dan tidak takut akan tantangan.
Dengan memakai kostum baju olahraga dan dan bertopi tentara. Anak-anak terlihat bersemangat seperti pasukan kecil. Tidak berani menyusuri sungai dan melakukan berbagai kegiatan fisik motorik yang melatih ketangkasan anak-anak.
Special bersama dengan KB TK Al Irsyad, mereka juga tidak kalah bersemangat mengikuti rangkaina kegiatan terlebih saat mereka melakukan kegiatan tarik tambang. Penekanan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan untuk Anak usia dini pada kelompok bermain memang lebih diutamakan pada kegiatan fisik motorik dan kemandirian. maka kegiatan outbond kali ini menjadi sangat tepat untuk KB TK AL Irsyad bersama. Ungkap Nursabiha, Kepala Sekolah KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyah Purwokerto.

Bulan Maret ini sekolah mengadakan banyak kegiatan outdorstudy di tiga tempat yaitu Masjid Fatimatuzzahra untuk Wide Game, outdor tema pembelajaran di tempat Jenang dan Outdor Tema Elektronik. Semuanya sebagai bentuk komitmen sekolah yag ramah anak dan juga untuk pembelajan fun learning.

0 komentar:

Parenting program Membangun Karakter Anak menjadi Sholeh, Sehat, Cerdas dan Bermanfaat.

23.31 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments



Sabtu, 18-3-2017 komite sekolah kembali mengadakan kegiatan parenting program. Berbeda dari kegiatan sebelumnya, kali ini memilih kegiatan Seminar Nasional yang mengambil Tema “Membangun Karakter Anak menjadi Sholeh, Sehat, Cerdas dan Bermanfaat”. Seminar semakin mantap dipandu oleh Bapak Dedy Andrianto, S.Pd, S.Sos selaku ketua HIMPAUDI Jateng dan Juga Ratih Winarni, S.Psi, M.H, Psikolog beliau merupak pakar Psikolog RSUD Banyumas pemateri yang berkecimpung dalam dunia pendidikan yang sudah tidak asing lagi di provinsi jawa tengah.
sangat suprise sebagai bentuk Apresiasi Bapak Husein Bupati Banyumas turut berkenan hadir dalam kegiatan seminar ini dan memberi sambutan yang hangat. Secara khusus belau menyampaikan bahwa ”Pendidikan Karakter diterapkan dan ditanamkan sejak Dini, dan penanamanya melalui sekolah seperti Budaya Antri”
Acara dibuka oleh Bapak Purwadi Selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Belaui memberikan pesan kepada guru-guru PAUD agar mendukung parenting program karena pendidikan Keluarga sangat berpengaruh kepada pendidikan Karakter seorang Anak.
Secara lebih spesifik Ibu Ratih menyampaiakn Materi tentang kiat-kiat membangun komunikasi positif dengan anak dan pola asuh orang tua kepada anak dilihat dari bagaimana pola komunikasi yang dibangun oleh ayah dan bundanya dirumah terhadap anak-anak mereka. secara lebih detainya Bapak Dedy menyampaikan peran-peran pengasuhan kepada antar seorang ayah dan ibu seperti; untuk sebuah nasihat adalah tugas seorang ayah karena suara ayah akan mudah diterima dan pengaruhnya memberi kecerdasan dan sisi emosional kepada anak-anak mereka. “Qaulan syadid dan Qaulan Karimah” yaitu perkataan yang baik dan yang Mulia dari sisi seorang ayah dan bundanya. Tugas ayah bukan hanya pemberi nafkah keluarga tetapi juga berperan langsung dalam membimbing untuk menjadikan dan membentuk anak-anak mereka menjadi anak-anak yang shaleh.
Kedua pemateri juga memberikan tips-tips agar terjalin hubungan emosional, psikologis, spiritual yang kuat anatar seorang anak dan kedua orang tuanya yaitu sebagai berikut; menciptakan waktu yang berkualitas dan moment insidental  seperti suasana yang akan terus dikenang oleh seorang anak yaitu pada saat; dia sedih, menghadiri acara penting disekolah seperti hadir saat pentas disekolah, mendokaan, doa yang didengar oleh anak-anak pada saat moment tertentu. Bermain dan berlibur bersama.
Pemateri juga menambahkan Bagaimana menjadi orang tua  yang dirindu oleh anak-anak dengan cara; menyapa anak-anak dengan ramah, bercerita atau mendnegar cerita, mendampingi anak-aak sebelum tidur di waktu malam. Dan berkomunikasi saat dalam perjalanan. Dan membiasakan makan bersama keluarga.

Panitia juga mengundang peserta dari sekolah lain untuk turut hadir berbagi ilmu tentunya selain peserta utama yaitu dari para orang tua KB dan TK Al Irsyad hadir juga guru-guru dari sekolah lain yang diudang untuk mengikuti seminar.

0 komentar:

22 Koreografi Apik Festival Tari Nusantara KB & TK Al Irsyad Purwokerto

22.13 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments



Jumat, 17 Februari 2017 sejumlah 256 siswa KB dan TK Al Irsyad mengikuti festival Tari Nusantara. Acara festival ini juga dihadiri oleh wali murid KB dan TK Al Irsyad yang turut menyaksikan tampilan putra putri mereka.
Para guru menyulap halaman sekolan menjadi stand cantik. Kursi-kursi penonton tamu yang tidak lain adalah wali murid Kb & TK Al Irsyad berjajar rapi.
Festival tari Nusantara merupakan kegiatan baru, dimana pada festival tari Nusantara ini para siswa akan menampilkan tari-tari Nusantara dari sabang sampai merauke, terhitung tiga minggu aktif anak-anak belajar koreografi tari nusantara tersebut. Secara tidak langsung para siswa akan belajar mengenal kebudayaan Indonesia yang beragam, mulai dari beragam daerah, beragam pulau, beragam jenis musik, beragam jenis pakaian adat, dan beragam jenis bahasa. Sekaligus sebagai bagian dari puncak tema pembelajaran disekolah pada dua pekan ini yaitu “Aku Cinta Indonesia” sebagai sekolah Islam, menanamkan sejak diini mencintai negri sebagai bagian dari iman dan sekaligus syiar. Ungkap Nur Sabiha, Kepala Sekolah Kb dan TK Al Irsyad.
Mengambil Grand Tema “Kami Anak Sholeh Mencintai Budaya Indonesia” Para siswa dari KB dan Tk Al Irsyad menampilkan 22 jenis kreasi koreografi tari Nusantara; tiap kelas menampilkan 2-3 tarian. Berikut urutan tampilan pementasannya;
1.    Kelas A3 menampilkan tarian “Pak Dengkek” dari daerah Jawa Tengah dan tari “Perang Sabil dari Daerah Aceh”
2.    Kelas A4 nemapilkan tarian “Badinding” dari daerah Padang dan tari “Selayang pandang dari daerah Sumatra
3.    Kelompok Bermain A menampilkan tari “Kicir-kicir” dari daerah Jawa Barat
4.    Kelompok Bermain B menampilkan tarian “Tokecang” dari daerah Jawa Barat
5.    Kelompok Bermain C menampilkan tarian “Manuk Dadali” dari daerah Jawa Barat
6.    Kelas B4 menampilkan tari “Pongan” dan tari “BEBEk” keduanya dari daerah Jawa Tengah
7.    Kelas A2 nemapilkan tarian tari “Kampuang nan Jauh dimato” dari daerah sumatra Barat, “Jaranan” dari daerah Jawa Tengah,  dan tari “Tokecang” dari daerah Jawa Barat
8.    Kelas B1 menampilkan tari “Zapin” berasal dari daerah Riau dan Tari “Gantar” dari kalimantan
9.    Kelas A1 menampilkan tari “Sisingamangaraja” baerasal dari Daerah Aceh
10. Kelas B3 menampilkan tari “Lanup Lampuan” berasal dari daerah Aceh dan Tari “Ampar-ampar Pisang” dari Kalimatan Barat
11. Kelas B2 menampilkan tari “Mappadendang” berasal dari Daerah Goa, Sulawesi dan Tari “Tor-tor ” dari Daerah Batak
12. Kelas B5 menampilkan tari “Apuse, Sajojo dan Yamko Rambe Yamko” ketiganya berasal dari Daerah Papua

Festival tarian Nusantara juga bertujuan untuk mengasah ketrampilan motorik kasar anak-anak dalam menggerakkan anggota tubuhnya untuk semakin lentur. Dan menambah semarak, kemeriahan acara sekolah telah menyiapkan tim juri. Para tim juri sampai kesulitan untuk mennetukan juaranya. Penilaian dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori A meliputi kelas Kelopok Bermain dan kelas TK A dan Kategori B meliputi kelas TK B. Penilaian ini berdasarkan usia dan tingkat kesulitan dalam melakukan gerakan tari.

Salah satu point atau kriteria penilaian adalah kreatifitas koreografi tari, kesesuaian gerak tari dengan musik, kostum, kekompakan dan point lainnya. Para juri berasal dari LPP Al Irsyad, Guru Seni dari SD Al Irsyad dan Kepala Sekolah KB Dan TK Al Irsyad.

Penulis sempat mewawancari beberapa orang tua yang merasa bangga dengan putra putrinya yang ternyata memiliki bakat tarian yang indah. Juga adal orang tua yang merasa bangga karena ini adalah kali pertama bagi putra putri mereka untuk berani naik panggung dan menari dengan lancar. Juga ada orang tua yang merasa bangga karena ternyata putra putrinya menjadi pribadi yang mandiri dan pemberani padahal sebelumnya cenderung manja dan malu untuk bertemu dengan orang-orang yang baru dikenal.

Inilah hal lain yang akan didapatkan para siswa, bukan hanya soal menang kalah dalam berkompetensi, tetapi juga keberanian, kepercayaan diri yang baik dan kemandirian. ini merupakan bekal mereka tumbuh menjadi besar dan dewasa. Saat usia dinilah anak-anak harus mendapatkan stimulan penting yang menunjang usia emas. Dan InsyaAllah sekolah KB dan TK AL Irsyad berusaha untuk memberikan stimulan yang tepat untuk peserta didiknya. Nur Sabiha S,Ag menambahi.



0 komentar: