Belajar Dan Bermain Di Taman Lalu Lintas Bulu Pitu

00.04 TK Al Irsyad Purwokerto 1 Comments











Rabu – Kamis, 2 – 3 November 2016, sejumlah 255 siswa-siswi KB dan TK Al Irsyad Purwokerto Outdoor study ke Terminal Bulupitu Purwokerto. Pada Rabu, 2 November 2016 kloter pertama dari TK B dan disusul pada Kamis, 3 November 2016 KB dan TK A Al irsyad yang berkunjung kesana.
Para siswa mendapatkan arahan dari petugas dinas perhubungan terkait berkendara secara secara aman seperti; menaati ketertiban lalu lintas, menggunakan helm standar, cara menyebrang yang benar pada zebra kos, penyebrangan untuk anak-anak seperti; berhenti sejenak untuk melihat situasi, tengok kanan tengok kiri, tengok kanan lagi dan setelah jalanan sepi barulah menyebrang, mengetahui lebih dekat lingkungan aktivitas “kedatangan” dan “keberagkatan”, adab-adab di jalan raya. Dan lebih asyiknya para petugas memberikan arahan rambu-rambu dengan bernyanyi yang tentunya lebih mudah diingat, lebih mudah di hafal dan lebih mengena untuk anak-anak.
Para siswa berkeliling melihat suwasana keramaian terminal, juga menyempatkan diri untuk berfoto dengan latar icon negara – negara terkenal seperti  menara paris, sungai-sungai venecia, taman tulip belanda, benteng besar cina, taman jurasic park,  taman nasional afrika dan sebagainya yang pastinya menambah output pengetahuan lain seputar negara-negara didunia dan yang lebih penting para siswa belajar beralu lintas melalui maket lalu lintas yang indah dan menjajal sendiri menjadi pelaku pengendara pada taman lalu lintas. 
Para siswa juga berkesempatan berkeliling kota Purwokerto dengan bus sekolah, fasilitas khusus untuk anak-anak sekolah yang berkunjung dan belajar di terminal bulu pitu. para siswa terlihat antusias dilihat dari ekspresi senang sambil menyanyika lagu-lagu ceria tema kendaraan.
Selesai berkeliling kota purwokerto, para siswa bermain Taman mini lalu lintas, yang merupakan miniatur dari jalanan raya yang teradapat rambu-rambu didalamnya termasuk jembatan penyebrangan, jalanan kereta, jalan raya, jalan khusus pejalan kaki dan jalan khusus untuk sepeda. Para siswa belajar menaati lalu lintas yang ada didalamnya termasuk ikut menaiki sepeda, otopet, kereta dan sebagainya. Di tmaan lalu lintas juga terdapat balai taman baca selepas bermain para siswa bisa beristirahat sambil membaca buku
Sekolah berkomitmen untuk menjadikan pembelajaran  yang fun learning, salah satunya outdoor study sesuai tema yang selalu kami terapkan, seperti pada outdoor study kali ini dengan tema “kendaraan”.


1 komentar:

Sholat Dhuha Bersama Ustadz Nashr

23.54 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments







Kamis pagi, 27 November 2016 para siswa TK B Al Irsyad Purwokerto berjalan ramai bersama-sama menuju masjid Agung Purwoketo. Seperti biasa, para siswa tiap hari kamis melaksanakan sholat dhuha berjamaah disekolah. Kamis kali berbeda, para siswa akan melaksanakan sholat dhuha di masjid agung Baiturrahman Purwokerto. Ini menjadi hari yang istimewa, wudhu dan sholat dhuha kali ini didampingi dan dibimbing langsung oleh ustadz Nashr Muhammad Balwaz beliau merupakan penanggung jawab bimbingan islami, Biah siswa sekolah Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.
Selain sebagai penanaman dan pembiasaan, kegiatan biah islamiah siswa juga sebagai sarana belajar bagaimana cara sholat dan gerakan sholat yang baik. Secara berkala ustdza nashr mendampingi para siswa dalam praktek ibdah disekolah. Pendampingan ini ternyata membawa efek positif, anak-anak jadi bisa lebih tertib dalam sholatnya.. lebih bersemangat terlebih sholat didalam masjid agung yang menambah kekhusuan dalam melaksanakan sholat.

Terlihat pada praktek sholat kali ini.. barisanya yang rapi, rapat dengan bacaan surat-surat yang lantang.

0 komentar:

Yaumil Markhamah; Aku Suka Berbagi Dengan Sesama Di Tahun Baru Islam

23.44 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments






pada sabtu, 22 Oktober 2016 Sekolah bersama sebagian perwakilan siswa, dan komite sekolah mengadakan yaumil markhamah atau hari berbagi kasih sayang yang bertempat di Desa Rempoah. Pada hari itu, sekolah membagikan kurang lebih 100 paket sembako untuk masyarakat dan juga untuk sesama lembaga PAUD yaitu PAUD Sabilul Iman
selanjutnya pada senin 24 Oktober 2016 Sekolah kembali berbagi pada yaumil markhamah tahap kedua yang berlokasi di TK Kuncup Mekar Sokaraja, paket sembako dibagikan kepada guru dan siswa yag membutuhkan
dan pada selasa, 25Oktober kemarin sekolah kembali membagikan paket sembako kepada Panti Asuhan Penatusan dan kepada para yatim piatu.
Berdeda dari kegiatan yaumil markhamah tahun kemarin, tahun ini sekolah ingin memperluas program berbagi, yang biasanya hanya pada masyarakat yang membutuhkan tetapi juga kepada sesama lembaga yang membutuhkan. Meskipun tidak berupa banyak barang hanya sebagian kecil, sekolah ingin mengajarkan kepada para siswa pentingnya berbagi dengan sesama terlebih pada moment tahun baru hijriyah tahun ini.
Dari infak jumat para siswa, alhamdulillah dapat terkumpul 200 paket sembako yang dibagikan.  Paket sembako yang dibagikan juga lebih banyak farian isinya, mulai dari beras, gula pasir, mie isntant, minyak goreng, kecap, teh velup, susu kental manis dan biskuit.
Seluruh siswa terlibatkan dalam membungkus paket sembako, mereka senang dan antusias sekali memasukkan saru persatu paket sembako kedalam plastik sembari berujar “ustdazah.. ini buat anak-anak yang g punya ayah dan ibu ya ust.. kita harus bebrbagi ya ust..”
Selain bentuk materi, para siswa KB dan TK Al Irsyad juga bersemangat membantu mengepaki sendiri paket-paket sembako yang akan sumbangkan, berbaris, rapi satu persatu sembako dimasukkan kedalam kantong kresek besar bertuliskan “Yaumil Markhamah” satu paket kantong sembako.
Yaumil markhamah menjadi bagian penting program KB dan TK Al Irsyad, hari kasih sayang inilah momentum untuk berbagi kebaikan, dan mengajarkan pentingnya arti berbagi kepada para siswa. Lebih dari itu tujuan mulia lain dari yaumil MArkhamah ini yaitu sebagai Syiar dan Dakwah Islam, Da’wah Bil Hal.. ungkap Nur Sabiha, Kepala Sekolah.



0 komentar:

Study Banding KB dan TK AL Irsyad Ke PAUD Percontohan “KM 0” Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta

01.45 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments













Pada sabtu, 8/10/2016 kemarin rombongan guru dan karyawan KB dan TK Al IRsyad Al Islamiyyah Purwokerto diterima oleh staff kementrian pendidikan dan kebudayaan ibu Donna Bersama tim menejemen dari PAUD KM 0 menyambut dengan hangat dan ramah kedatangan kami. Pembukaan dipandu oleh Ibu Donna dan perkenalan satu-persatu guru dan karyawan.

Berkaca pada paud percontohan dibawah Kemendikbud, inilah tujuan awal dari study banding yang dilakukan, kegiatan yang memperoleh masukan, dan ide-ide positif tentang pengembangan dan kemajuan dunia pendidikan khususnya pada jalur pendidikan anak usia dini sebagai pilar pendidikan. Tuan rumah secara terbuka menjelaskan proses pembelajaran yang berlangsung disana, Kami secara terbuka mengadakan diskusi dan komunikasi aktif mengenai bagaimana proses pembelajaran yang berlangsung disana,mulai dari pengawasan anak, kegiatan pembelajaran yang berlangsung.

PAUD percontohan yang baru diresmikan pada Senin tanggal 20 Juni 2016 bernama Taman Penitipan Anak (TPA) Mekar Asih. TPA Mekar Asih Kemendikbud telah berdiri sejak tahun 1995. TPA tersebut merupakan sarana pemenuhan kebutuhan para pegawai Kemendikbud yang mempunyai anak usia dini, akan pendidikan, perawatan, pengasuhan, pemberian kasih sayang dan perlindungan saat orang tuanya bekerja. TPA/PAUD di Kemendikbud dikelola oleh Yayasan Bakti Idhata yang berada di bawah naungan Dharma Wanita Persatuan Kemendikbud. PAUD percontohan nasional, juga dibuka untuk masyarakat umum setiap hari Sabtu. Anak-anak dan orang tuanya dapat bermain bersama di PAUD KM “0” pada Sabtu, pukul 10.00 – 13.00 WIB, Kemendikbud melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas) menyelenggarakan program “Main Bersama Ayah dan Bunda di PAUD KM ‘0’ Kemendikbud”.
Sama halnya dengan Fasilitas yang terdapat di KB dan TK Al Irsyad, Fasilitas di PAUD KM “0” juga sangat lengkap dan baik. Ruangan-ruangannya terbagi menjadi ruangan yang tematik, antara lain ruang seni dan kreatif yang dilengkapi dengan berbagai mainan yang merangsang kreativitas anak, area bermain peran yang dilengkapi dengan pakaian anak dari berbagai profesi/pekerjaan dan peralatannya, ruang musik dengan berbagai alat musik tradisional maupun modern, area balok dan gerak, hingga area basah, di mana anak-anak dapat bermain air di kolam kecil serta bermain pasir. Selain itu ada juga ruang anak usia 1-2 tahun, ruang anak usia 2-3 tahun, ruang Pra SD, ruang tidur, ruang bayi, ruang laktasi, ruang ibadah, ruang makan, ruang dapur, ruang kesehatan, ruang bermain air, thoilet, ruang laktasi, ruang menunggu, ruang bermain indoor, ruang bermain musik. 


Dengan adanya study banding ini, sebagai bahan inspirasi dan masukan positif dari sisi eksternal untuk terus memperbaiki pelayanan-pelayanan pendidikan kepada peserta didik di KB dan TK Al Irsyad, menjadi semakin baik, tentunya dengan melengkapi fasilitas penunjang pembelajaran, desain kelas yang lebih colourfull, pengadaan alat peraga yang terbarukan ramah anak. Juga pada sisi SDM akan punya pengalamana dari guru sekolah lain sebagai bahan masukan yang positif untuk semakin memperbaiki mutu dan kualitas diri, dari pihak sekolah tentunya akan selalu Mendukung baik beruma materil maupun non materi untuk semakin kreatif dan inovatif dalam menciptakan ide-ide kegiatan pembelajan agar para peserta didik selalu merasa senang, riang dan mendapatkan nilai yang bermakna dalam tiap kegiatan pembelajaran yang mereka lakukan. Study banding ini adalah salah satu jalan langkah komitmen kami untuk berumah semakin baik lagi InsyaAlla, Ungkap Nur Sabiha, Kepala sekolah KB dan TK Al Irsyad saat dimintai pendapat tentang study banding di Jakarta ini.

0 komentar:

Membuat Getuk Mawur

01.26 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments








Memasuki dua pekan tema pembelajaran “Tanaman” TK B Al Irsyad selalu menghadirkan puncak tema pembelajaran yang seru, menarik dan menyenangkan. Dengan konsep pendekatan pembelajaran bermakna tiap sentra memiliki peran penting didalamnya. Pesan yang tersampaikan dalam tiap kegiatan pembelajaran adalah keberhasilan pembelajaran. Dan untuk nilai keberhasilan ini sekolah selalu mengemas kegiatan pembelajan dengan unik.
Seperti yang terlihat dalam sentra masak, para siswa sebelumnya diajak untuk mengenal bergam jenis tanaman singkong, cara menanamnya, praktek menanam singkong, manfaat singkong untuk manusia kandungan gizi, beragam jenis makanan yang terbuat dari singkong maka akan lebih lengkap para siswa diajak untuk mengolah sendiri singkong menjadi makanan. Keripik singkong, gethuk goreng, singkong rebus, tape, jenang merupakan beberapa jenis makanan yang sudah para siswa ketahui dan sebagian besar telah mencobanya.
Gethuk Mawur adalah jenis olahan singkong yang kebanyakan para siswa belum pernah mencobanya. Setelah para siswa mempelajari tahapan cara pembuat gethuk mawur, secara berkelompok para siswa akan menjajal sendiri membuat gethuk mawur. Kerja kelompok, kekompakan, kebersamaan, kemandirian dan tanggung jawab nilai-nilai inilah akan akan terasah dengan sendirinya melalui kerja kelompok. Tiap kelopok terdiri dari 10, 12 sapai 13 siswa jumlah kelompok disesuaikan dengan jumlah siswa pada tiap kelasnya. Setiap siswa memiliki tugas sendiri-sendiri didampngi ustdzah. Satu-dua anak bertugas mencuci singkong, tiga-empat anak memotong singkong menjadi bagian kecil-kecil, lima-enam anak bertugas mengukus singkong, tujuh-delapan anak bertugas membuat urapan yang terdiri dari gula pasir, ampas kelapa, dan sedikit garam dan mengukus urapan agar awet dan tidak cepat bau, kemudian bersama-sama menghaluskan ubi yang telah direbus, membentuknya menjadi bentuk yang diinginkan para siswa (bulat, segi empat, oval, bentuk cinta dan sebaginya). Inilah yang dinamakan gethuk mawur para siswa diberi kebebasan berkreasi membentuk gethuk sesuai kesukaan mereka sendiri.
Closingnya para siswa yang awalnya bilang.. “ust… aku g suka singkong.. ust.. aku g mau..” Alhamdulillahnya setelah mencoba mencicip sedikiiiitttt… akhirnya bilang “ust… enak.. aku mau lagi”. Yes!!!! Alhamdulillah pesan pembelajaranya tersampaikan “tidak pilih-pilih makanan dan mensyukuri, menyukai makanan yang terhidang sebagai Rezeki dari Allah dan para siswa sukaa makan singkong, mengalahkan makanan fast food yang tidak sehat” ungkap Ummu Hani Afiatun, S.Pd.I Penanggung Jawab Sentra Masak TK B Al Irsyad.


0 komentar:

Indahnya Taman Bunga di Sekolahku

01.18 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments





Memasuki dua pekan tema pembelajaran “Tanaman” TK B Al Irsyad selalu menghadirkan puncak tema pembelajaran yang seru, menarik dan menyenangkan. Masih ingat dengan puncak tema binatang kemarin TK B menghadirkan kebun binatang mini disekolah, berkunjung ke peternakan sapi terbesar di Asia Tenggara di Baturaden.
Senin, 3 Oktober 2016 TK Al Irsyad menyambut para siswa dengan bergam jenis tanaman bunga menghijau warna-warnai menceriayakan hati. Bekerjasama dengan orang tua wali murid pada saat pertemuan kemite kelas sabtu, 1 Oktober TK B Al Irsyad setiap siswa membawa satu jenis tanaman bunga, dan bersama-sama para guru menatanya menjadi taman, hasilnya terlihat seperti pagi ini beragam jenis tanaman bunga berjajar rapi indah dan cantik.
Para siswa diajak berkeliling halaman untuk melihat bergam jenis tanaman hias, mengenal lebih dekat namanya, jenisnya warnanya menambah wawasan anak dengan pendekatan kontekstual. Setidaknya terdapat 30 lebih jenis tanaman hias seperti tanaman pucuk merah, bergam jenis melati, bergam jenis tanaman furing, beragam jenis anglonema, beberapa jenis tanaman pagar, daun mangkokan, cakra cikri, bunga mawar, kaktus, buga anggrek dan sebagainnya.
Sekolah juga melakukan pendekatan saintifik dalam pembelajaran pada tiap sentra khususnya pada sentra sains para siswa diajak untuk menanam singkong, mengetahui beragam jenis tanaman singkong, cara menanamnya, dan pengolahan singkong menjadi beragam jenis makanan pun anak-anak praktek memasak singkong pada sentra masak. tidak hanya sampai disini para siswa juga diajak untuk mengenal singkong sebagai salah satu sumber karbohidrat yang bersahabat dan menyehatkan untuk tubuh mudah dicerna, mengandung banyak serat, menjadi salah satu sumber vitamin dan protein mengajak para siswa untuk bersyukur kepada Allah yang telah menciptakan beragam jenis tanaman.

Sekolah berkomitmen untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna yang coloufull dan fun learning, ungkap Nur Sabiha dan Khusnul Khatimah, Kepala Sekolah dan Waka Kurilum TK B Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    

0 komentar:

Puncak Tema 255 siswa KB dan TK AL Irsyad Panen Raya Jambu Citra

01.12 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments







Masih dalam tema pembelajaran  Tanaman, KB dan TK Al Irsyad Purwokerto pada Rabu-Kamis, 12-13 Oktober kemarin melakukan panen jambu yang berlokasi di Purbaligga. Sebanyak 255 siswa meramaikan penen raya jambu raya tersebut. Panenan dibagi menjadi dua kloter yaitu kloter pertama pada hari Rabu, 12 Oktober siswa Kb dan TK A Al irsyad mendapatkan giliran panen pertama dan melanjutkan panen kedua yaitu seluruh siswa dari Tk B Al Irsyad yang mendapatkan giliran kedua.
Dari panen jambu selama dua hari tersebut para siswa berhasil memanen sedidaknya 90 kg jambu. Hasilnya sebagian para siswa memakanya ditempat saat panenan sebagian dibawa pulang dirumah untuk ayag dan bundanya sebagian berbagi.
Para siswa terlihat sumringah dan senang, memilah-milah jambu mana yang akan dipanen, dan memcicipi jambu hasil petikanya sendiri dan berseru “Ustadzah.. jambunya manisss.. aku jadinya sekarang suka jambu”
Secara natural para siswa menyukai buah-buahan dan termotifasi untuk makan lebih sehat seperti buah-buahan dan sayuran.
Pendekatan alam adalah salah satu cara pembelajaran anak-anak agar belajar mudah mensyukuri karunia Allah SWT, belajar rupa-rupa tanaman, buah-buahan dengan beragam nikmat bumi dan apap yang ada didalamnya termasuk tanaman. Selain itu juga panenan, dekat-dekat dengan tanah, mengolah motorik kasar anak-anak dampaknya banyak sekali bagi kesehatan.  Tujuan dari diadakanya kegiatan penenanKepala Seekolah Kb dan TK Al Irsyad Purwokerto Nur Sabiha, S.Ag menjelaskan lebih lanjut yaitu untuk;
1. Menjadi lebih Aktif
Berolahraga memang memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan suplai oksigen dan nutrisi ke dalam tubuh anda, mengurangi tekanan darah tinggi dan risiko kanker,serta mempertahankan kepadatan tulang dan kekuatan otot. Berkebun juga merupakan salah satu cara yang baik untuk melakukan olahraga selama akhir pekan, Anda mungkin akan mendapatkan full-body workout tergantung pada apa yang anda lakukan. Memotong Rumput? Kaki anda akan mendapatkan manfaat dari jongkok yang anda lakukan ketika sedang memotong rumput. Membawa pupuk? lengan anda akan terlatih karena banyak kegiatan berkebun yang menggunakan tangan dan salah satunya ialah mengangkat beban.
2. Terjun ke Tanah dan Kotor
Tidak perlu khawatir apabila anda mendapati tangan anda kotor ketika sedang berkebun, Sejatinya, di dalam tanah terdapat bakteri-bakteri yang baik untuk tubuh Anda dan dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan bahkan suasana hati Anda. Tubuh kita juga sebenarnya membutuhkan keseimbangan bakteri (yang baik) untuk menjadi sehat.
3. Dapat meningkatkan aktivitas otak
Berkebun dapan memiliki efek menangkan pada suasana hati Anda dan memberikan efek positif pada kesehatan mental
Dapat mengurangi stress, dan memberikan kepuasaan tersendiri ketika anda melihat tanaman anda tumbuh dengan sehat.

4. sekolah hijau

Kita semua tahu bahwa kita harus memakan buah dan sayurah setiap hari, jadi mengapa tidak menanamnya sendiri? ini merupakan salah satu manfaat dari melihat tanaman anda tumbuh, memanennya dan menambahkannya ke dalam sebuah hidangan yang sehat, hal semacam ini juga merupakan salah satu contoh yang baik bagi anak-anak.


0 komentar:

Membuat Telor Bebek

00.56 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments










Selama dua pekan berturut-turut sampai dengan jumat 8 September 2016 mendatang, siswa TK B Al Irsyad membuat telor asin. Pembuatan telor asin dilakukan  secara berkelompok bergantian tiap harinya. Seperti pagi ini menjadi hari yang special beberapa kelopok bergabung menjadi satu menambah keseruan disekolah saat membuat telor asin.
Pembuatan telor asin ini selain untuk mengenalkan anak-anak bagaimana cara membuat telor asin juga menambah pengetahuan anak-anak mengetahuan dua kategori bebek; yaitu bebek petelor dan pedanging seperti yang telah para siswa pelajari pada tema pembelajaran binatang peliharaan sub-sub tema binatang bebek.
Kegiatan sentra cooking dengan puncak kegiatan membuat telor asinjuga diselingi dengan kegiatan lain yang tidak kalah seru, untuk mengasah nilai kognitif dengan membilang telor bebek. menambah keragaman bahasa dengan menceritakan kembali cerita seputar bebek, huruf-huruf apa saya yang terdapat dalam kata bebek  sosial emosional bekerja sama membuat telor bebek dan merapikan sendiri mainanny. Mengasah kemampuan  seni dengan membuat tipi bebek dan yang paling penting adalah penanaman sikap, bersyukur kepada Allah atas karunia beragamnya jenis makanan halal yang tersaji untuk kita makan.serta
Setelah selesai berkegiatan dan membuat topi bebek sendiri para siswa langsung praktek membuat telor bebek sendiri, mencampur bahan-bahan adonan yang terdiri dari; bata, telor dan air, garam setelah tercampur dengan rata adonannya akan di lekatkan pada telor bebek. Seminggu kemudian para siswa akan bersama-sama menikmatinya terlor asin .
Dari percobaan kelompok pertama pembuatan telor asin alhamdulillahnya jadi, sebagian kelompok sudah mencicipi hasilnya dan para siswa banyak yang menyukainya serta minta tambah lagi..

Sentra cooking menjadi penting untuk mengasah kemampuan para siswa sejak dini dalam mengolah makanan. Masakan disesuaikan dengan tema pemebalajaran yang sedang berlangsung. Dan akan ada banyak ragam makanan yang dibuat oleh anak-anak menurut tema pembelajaran yang berlangsung disekolah. Khusnul Khotimah, selaku Tim Manajemen turut menambahkan terkait program kegiatan belajar siswaA 

0 komentar: