7 life skill yang wajib diajarkan Orang Tua kepada anak-anak Dirumah

23.42 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments







Menurut definisi WHO, Life skills atau ketrampilan hidup adalah kemampuan untuk berprilaku yang adaptif dan positif, Ketrampilan seni menejemen diri, kemampuan, yang membuat seseorang dapat menyelesaikan kebutuhan dan tantangan sehari-hari dengan efektif.
berikut 7 lifeskill yang wajib kita ajarkan kepada anak-anak kita sejak dini, check it out.. here we go…
1.    Menejemen Waktu
Agama kita sangat memuliakan waktu, Allah SWT juga mengabadikanya menjadi nama Surat dalam Al Quran “Al Ashr”. Sepenting apakan waktu dan kenapa kita perlu mengajarkan menejemen waktu kepada anak-anak kita?
Sisi penting dari mengajarkan menejemen waktu kepada anak-anak kita yaitu; (1) membiasakan anak hidup teratur setiap hari, (2) mengenalkan nilai kedisiplinan dengan mengikuti jadwal kegiatan harian, (3) memudahkan kita sebagai orang tua dalam pengasuhan dan kegiatan anak.
Mangajarkan menejemen waktu yang baik kepada anak-anak kita yaitu dengan membuatkan mereka jadwal harian, dan bantu anak-anak kita dengan keteladanan, contoh yang baik dan konsistensi untuk mentaati jadwal yang dibuat bersama. Misal; kapan waktu untuk aktivitas pagi mulai dari waktu bangun tidur, waktu mandi, waktu sarapan, waktu berangkat sekolah, waktu bermain dan sebagainya.

2.    Pertahanan Diri
Rasululah sebagai suri Tauladan terbaik kita dalam buku “24 Jam Mendidik Bersama Rasul” menyebutkan bahwa penting sekali kita membekali anak-anak kita dengan ketrampilan memanah, berkuda dan berenang. Inilah merupakan bekal penting Pembelajaran Pertahanan Diri, terlebih maraknya kejahatan pada anak, bencana Alam atau keadaan darurat yang terjadi. lantas bagaimanakah cara mengejarkan pertahanan diri pada anak usia dini? Selain dari sisi fisik seperti sunnah rasul diatas, penting juga kita membekali anak-anak kita dengan sikap karakter pemberani sebagai berikut;
Pertama, tanamkan rasa percaya diri yang kuat kepada anak-anak kita
Kedua, ajarkan kepada anak-anak kita untuk komunikatif dengan situasi lingkungan yang ada seperti banjir itu apa dek? Berbahaya tidak?
Ketiga, beri pengertian siapakah orang terdekat/ orang yang dikenal (kedua orang tua, Guru, teman sekelas, paman, bibi, eyang dsb) serta ajarkan bagaimana cara kita berinteraksi dengan mereka. Komunikasi dan kenalkan siapakah orang asing itu dek? Yaitu orang yang belum kita kenal sebelumnya maka kita harus hati-hati, tidak mudah menerima pemberian, dan segera lapor kepada ayah-bunda atau orang terdekat.

3.    Kebersihan Rumah
Kadang kita melupakan hal kecil ini, dengan alas an karena anak-anak kita masih terlalu dini maka kecenderungan kita membiarkan pekerjaan-pekerjaan dirumah dikerjakan oleh orang dewasa (Rewang, Orang tua, paman-bibi, kakek-nenek dsb). Disinilah letak penanaman basis, dasar mengajarkan kemandirian, rasa tanggung jawab, kerapian dan keteraturan. Maka ajak dan ingtkanlah selalu anak-anak kita untuk;
a.    Merapikan tempat tidur; cara melipat selimut, merapikan sprei, sarung bantal. Tempat tidur rapid an bersih akan nyaman. Tidak rapi tdk nyaman dan sarang penyakit
b.    Merapikan kembali mainanya
c.    Mandi dua kali sehari
d.    Membuang sampah pada tempatnya
e.    Cuci tangan sebelum makan
f.     Membersihkan rumah tiap akhir pekan bersama
g.    Mencuci; Mencuci piring mencuci baju
h.    Memasak

4.    Menejemen keuangan (Celengan, Uang saku, Reward kebaikan)
Membiasakan anak-anak kita untuk terbiasa menabung, bijak dalam pemakaian uang saku, dan beri mereka reward sesekali berupa uang apabila mereka selesai dalam tugas atau telah melakukan kebaikan.

5.    P3K
Kemandirian “menangani diri sendiri” atau saat terjadi keadaan darurat, anak-anak kita dengan cepat mampu bertindak.

6.    Berkebun
Kegiatan ini memiliki banyak sekali manfaat  baik, dari sisi psikologis anak-anak kita beajar bersabar, menyayangi, bertanggung jawab, menjaga hak milik, bahagia dengan hasil kerja sendiri, Pengetahuan keragaman botani dan Mencintai lingkungan.

7.    Bertahan Hidup Di Alam Terbuka
luangkan waktu saat libur sekolah untuk piknik dialam, seperti kemah, kemping tubin,naik bukit, rafting, flying fox bersama keluarga. Dari sini kelak mereka akan belajar kreatif dengan banyak hal keadaan, memanfaatkan lingkungan untuk menunjang keberlangsungan mereka. Banyak sekali pilihan piknik alam yang dirancang khusus untuk anak-anak usia dini. Maka manfaatkanlah dan ambilah waktu khusus kita untuk menunjang tumbuh kembang mereka secara optimal.

@Umi Salamah; dari berbagai sumber




You Might Also Like

0 komentar: