Jangan Buat Kelasmu Membisu, Buat Display Kelas Bersama Yuks..

20.24 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments








Display bukan sekedar selembar kertas yang ditempelkan di dinding, segurat coretan tak bermakna yang dibiarkan menggantung bertahun-tahun hingga memudar warnanya. Lebih dari itu Display adalah jejak-jejak keceriaan, canda, tawa, kesungguhan, kerja keras, ketekunan, kerja sama, kesabaran, cinta dan kebahagiaan. Dengan adanya display kelas, dinding-dinding yang diam, membisu ternyata dapat menceritakan kisah yang luar biasa. Display sejatinya seperti para malaikat yang mendampingi keseruan belajar para siswa, menjadi saksi atas keajaiban-keajaiban saat mereka menemukan sesuwatu yang baru dalam kelas mereka. Menggerakkan tangan-tangan mungil para siswa  untuk menunjuk dan menyentuh, melihat, merasakan dan menyimpulkan senyuman, tertawa lebar saat rasa penasaran  dan pertanyaan-pertanyaan mereka terjawab. Sehingga para dinding tidak lagi menjadi dingin, sepi, kaku, membosankan, tanpa warna, tanpa nuansa, dan tanpa jiwa. Display adalah jiwa yang memberi arti, makna, warna, dan nuansa yang akan menemani anak-anak kita berkelana ketempat-tempat istimewa, didalam memori kenangan terbaik mereka saat belajar. (Doni Ari Barata, vii;2015).
Lebih jauh lagi display menjadi saksi yang mencerahkan hati para siswa kita, yang mengalirkan, menghentakkan semangArt (seni untuk selalu bersemangat) sepanjang hari, menorehkan kehangatan, warna-warna keceriaan menghilangkan kemalasan dan kelesuan saat belajar. Penting sekali arti display kelas buat para pembelajar termasuk juga para pengajarnya sebagai barang bukti dan saksi-saksi atas keseruan para siswa dalam menemukan ilmu dan makna yang baru. Untuk membuat sebuah konsep dan managemen display kelas yang oke. Kita harus memperhatikan beberapa prinsip-prinsip berikut. Check it out here we go…
Aksesibilitas atau mudah dicapai
Penataan ruang dalam kelas kita harus memudahkan para siswa kita untuk meraih atau mengambil barang-barang yang dibutuhkan selama proses pembelajaran. Selain itu, jarak antar kursi harus cukup untuk dilaui sehingga siswa dapat bergerak dengan leluasa dan tidak menganggu siswa lain. Hal ini sudah pasti ditentukan dengan seberapa banyak jumlah siswa dan ukuran luas ruang kelas.
Fleksibilitas atau keluwesan
Barang-barang dalam kelas hendaknya mudah ditata dan dipindahkan, lalu disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran. Misalnya penataan tempat duduk yang bisa dirubah-rubah disesuaikan dengan  dengan metode pembelajaran misalnya diskusi, kerja kelompok dan sebagainya. pun, benda-benda dalam kelas seyogyanya dapat dipindahkan dengan mudah, terutama bangku dan meja siswa, serta papan tulis.
Kenyamanan
Kenyamanan dalam display kelas berkaitan dengan pencahayaan, suhu ruangan, sirkulasi udara, suara, dan kepadatan kelas sebagai berikut;
ü  Pencahayaan mutlak harus terang, dengan penerangan yang cukup
ü  Suhu ruangan dan sirkulasi udara harus sejuk untuk menambah kekhusukan dalam belajar
ü  Suara atau bunyi yang ada dalam kelas cukup penting dalam proses belajar. Jika suara itu bersumber dari guru yang sedang mengajar, intonasi dan ritmenya harus keren. Apabila suara bersumber dari alunan musik yang diperdengarkan, volumenya harus pas dan tidak terlalu keras.
Keindahan
Keindahan yang berkenaan dengan usaha guru menata ruang kelas yang menyenangkan dan kondusif bagi kegiatan belajar. Ruangan kelas yang indah dan menyenangkan dapat berpengaruh positif pada sikap dan tingkah laku siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakanakan.
Libatkan para siswa dalam menejemen display kelas
Jadikan kelas adalah sebuah rumah untuk para siswa dalam belajar, rumah yang nyaman untuk mereka. Sisi kenyamanan bisa dibangun bersama antara guru dan murid, mengajak mereka untuk mendesain kelas sesuai harapan dan keinginan bersama. Selain itu melibatkan para siswa juga akan mengajak mereka secara tidak langsung untuk dapat belajar bertanggung jawab, menjaga kerapian dan ketertiban bersama. Sebuah win-win solution.
(Munif Chatib, Display Kelas, Kelasnya Para Manusia 2015)

0 komentar:

Arabic Show Kecil-kecil Juara Akting

20.10 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments







Dalam acara Arabic show kemarin masing-masing kelas telah mempersiapkan, tentunya dengan desain panggung dan kostum yang dipersiapkan dengan sebaikbaiknya. Dari beberapa pementasan dari kelompok A, A1 berhasil merebut  juara 1 dengan pertunjukan drama impressing dari anak-anak usia 3-4 th dengan judul “Fii Hadiqotil Hayawaanaa” sedangkan dari kelompok B kelas Kelas B4 menjadi juara I dengan judul “Darrojati” dengan penampilan percakapan dalam bahasa arab, menyanyikan lagu-lagu bahasa arab, dilengkapi dengan tampilan dai cilik.
Tidak kalah seru dan meriah, kelas-kelas lain sebanyak 8 kelas juga menampilkan karya terbaik mereka dengan berbagai jenis tampilan yang keren;
Dari kelompok KB play group  meraih juara Harapan I dengan judul “ilqouttahiyyyat”
Dari kelas A2 dengan tampilan drama cita-cita saat besar nanti dengan setting cerita di Sekolah berhasil merebut juara III dengan judul “Idza Kuntu Kibran”
Dari kelas A3 dengan tampilan andalan mereka paduan suara yang cantik mempersembahkan beberapa lagu-lagu dalam bahasa arab dengan judul “Al Fawaqih”
Selain dari TK A Arabic show ini juga dimeriahkan tampila-tampilan dari kelas TK B
Kelas B3 menjadi juara II dengan judul “Fil Fashl” menampilkan nyanyian dalam bahasa arab
Kelas B2 menjadi juara III dengan judul “Uhibbu Allughotul ‘Arobiyyah” menampilkan instrument lagu dengan musik rebana dinyanyikan bersama dan diiringi dengan tarian.
Dan juara Harapan I dari kelas B1 dengan judul “Fil Hadiiqotil Hayawaanat” setting piknik ke kebun Binatang
Tidak sampai disini, tampila-tampilan Arabic show dari TK juga akan dipentaskan lebih meriah bersama dengan tampilan dari SD Al Irsyad, SMP Al Irsyad dan SMA Al Irsyad dalam festival Arabic yang lebih meriah pada pertengahan tahun ini.
Ini adalah acara perdana Arabic Show di TK Al Irsyad.. kedepanya akan diselengggarakan acara serupa yang lebih meriah dari tahun ini. Sekolah Al Irsyad sedang membumikan bahasa arab disekolah sebagai bahasa Al quran, bahasa para penduduk surga

0 komentar:

TK Al Irsyad Siap Pembelajaran awal tahun semester II

20.33 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments








TK Al Irsyad mengadakan Raker untuk kesiapan pembelajaran awal tahun semester II. Raker sekolah bersama oleh Kepala Sekolah Tim Menegemen Sekolah dan Waka level dari Kelompok Bermain dan   TK Al Irsyad.
Raker membahas kesuksesan belajar semester II seperti program pembiasaan berbahasa komunikatif, termasuk pembiasaan berbahasa Jawa tartili, program eksur dan pemantapan materi sesuai STPPA standar  Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak pada lingkup perkembangan Nilai Agama dan Moral, Fisik Motorik, Kognitif, Bahasa dan lingkup perkembangan Seni.
Tidak hanya sehari Raker berlangsung selama tiga hari Berturut-turut, pada hari kedua besok akan diadakan pelatihan Bimbingan Konseling untuk Wali Kelas, Pelatihan Perpustakaan Sekolah, UKS dan Menegerial Kelas.
Pada tgl 1 Januari akan diadakan Pelatihan seluruh Guru dari Jam 07.30 – 15.00 WIB, pelatihan membahas soal pembelajaran, penilaian, permainan edukatif, dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 PAUD.
Dengan diadakanya Raker ini diharapkan para guru akan lebih siap menyambut semester II, menyambut kesuksesan belajar anak-anak dengan lebih baik ungkap Kepala Sekolah Nur Sabiha.
Umi Salamah

0 komentar:

Surat Untuk Ayah Bunda Tercinta

22.33 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments






Sabtu, 30 januari 2016 kelas A2 Al Quddus  menutup pembelajaran akhir bulan dengan outdoor study berkunjung kantor pos pusat Purwokerto, sejumlah 29 anak bersama 3 guru, para siswa TK Al Irsyad ini akan menghabiskan waktu belajar di Kantor Pos. para siswa diterima langsung oleh Bagian Humas Ibu Novi.
Kegiatan utama para siswa akan mengirimkan surat yang dialamakan kepada orangtuanya masing-masing dirumah yang berisi kalimat pendek ungkapan sayang dan cinta mereka kepada kedua orangtuanya karena Allah. Surat ini dibuat sendiri oleh para siswa,yang sehari sebelumnya dibuat bersama-sama disekolah.
Pengiriman surat menggunakan perangko yang dicetak edisi khusus denan menggunakan gambar anak-anak. Agar kesan special terus melekat dihati para orangtua dan siswa. Special karena para siswa pertama kali membuat dan mengirimkan surat sendiri yang kedua special karena para orangtua mendapatkan surat dari anak-anak mereka dengan perangko edisi gambar anak-anak mereka sendiri.
Setelah menempel perangko dan mengirim surat sendiri langsung kepada petugas pos, para siswa diajak untuk berkeliling bersalaman, berkenalan dengan para  pak pos, melihat proses pengerjaan pengiriman surat mulai dari memilah surat berdasarkan wilayah kota, jenis pengiriman paket atau pengiriman surat biasa kemudian para siswa juga diajak untuk menjajal sendiri menyetempel surat, stempel pos atau yang lebih familiar dengan cap pos bertuliskan keterangan tentang tanggal surat akan dikirim. Sebagai hadiah perkenalan para siswa menyanyikan lagu kring-kring pos untuk para petugas yang terlihat kompak dengan seragam de orange.
Selain sebagai syiar outdoor study kali ini ke Kantor Pos adalah untuk memperkenalkan kepada anak-anak proses pengiriman surat, dan anak-anak akan belajar berkirim pesan komunikasi aktif secara tidak langsung untuk mengungkapkan perasaan ataupun pikiran secara terbuka kepada orang-orang sekitar atau orang terdekat untuk mengajari mereka keterbukaan. Dari sini harapanya kelak anak-anak akan menjadi anak yang aktif komunikatif terbuka tidak pemalu maupun menutup diri. Ungkap Rafiqotul Hasanah managemen TK A Al Irsyad Purwokerto.
Umi Salamah

0 komentar:

Awali pembelajaran dengan cerita Kisah teladan

21.52 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments







Untuk menyambut pembelajaran dengan lebih bersemangat, setiap pagi sehari-harinya para guru membiasakan bercerita kisah-kisah teladan dari para Nabi dan Rasul serta cerita para sahabat tabiin generasi muslim terdahulu.
Pembiasaan bercerita memberi banyak pengaruh positif kepada peserta didik khusunya untuk memperkuat keteladanan, menyebarkan nilai-nlai kebaikan melalui cerita kisah-kisah teladan yang disampaikan oleh guru.
Tidak hanya sisi akhlaq, melalui bercerita anak-anak akan memperkaya bahasa dan menguatkan, menajamkan memori melalui daya ingat mengulang cerita yang disampaian dan lebih khusus lagi akan memambah kecerdasan emosional yang menjadi penyeimbang kecerdasan kognitif peserta didik.
Seperti pagi ini anak-anak terlihat antusias mendengarkan cerita kisah teladanan masa kecil Nabi Muhammad melalui buku cerita yang disampaikan oleh ustadzah  Diana. Anak-anak serasa terhipnotis terbawa pada masa kecil nabi Muhammad SAW yang penuh keteladanan yang nantinya akan ditiru olah anak-anak.
Para orang tua bahkan memesan untuk diceritakan kisah keteladanan tertentu kepada anak-anak disekolah apabila orangtua menemukan perilaku anak-anak dirumah yang kurang baik seperti terlalu lama mandi dan buat main-mainan sampai menghabiskan dan memboroskan sabun atau cerita seekor semut yang selalu di ingat salah seorang anak dan dengan sendirinya bilang ke bundanya “semut juga baik dan murut sama ibunya ya..”
Bercerita kisah teladan menjadi pembiasaan yang harus terus terlaksana untuk mengawali pembelajaran dengan lebih optimal, mengkondisikan sisi psikologis anak-anak untuk siap belajar dengan lebih bersemangat dari awal sampai akhir kegiatan pembelajaran tutur Kepala Sekolah Nur Sabiha, S.Ag.
Umi Salamah

0 komentar: