Workshop Pembelajaran Berbasis Saintifik Bersama Sisilia Maryati Tim Instruktur Nasional Kurikulum 2013

22.52 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments








Sabtu/25/2015 seluruh guru KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto juga beberapa peserta undangan mengikuti workshop pembelajaran saintifik untuk anak usia dini bersama Sisilia Maryati Instruktur Nasional Kurikulum 2013 materi Kementrian Pendidikan.
Menurut Ibu Sisilia penekanan penting dari kurikulum 2013 adalah mengarahkan pembelajaran yang bersifat eksploratif, para peserta didik diajak TERLIBAT langsung dalam belajar, sehingga anak-anak akan mengalami sendiri belajarnya dan menemukan sendiri pengetahuan yang baru. Pembelajaran yang terpusat kepada peserta didik.
Salah satu ciri sebuah kelas sedang melaksanakan pembelajaran saintifik yaitu kelas terlihat ramai. Ramai dalam artian aktif dan komunikatif namun tetap tertib dan kondusif. Anak-anak dibebaskan untuk lebih eksploratif, dan skeptif terhadap hal-hal yang mereka temui tidak terbatas hanya duduk rapi, diam tidak brisik hanya melihat dan mendengar.
Misalnya pada meteri “gunung meletus” anak-anak diajak terlibat langsung dalam konsep-konsep, penyiapan bahan, pembuatanya sampai pada praktet langsung percobaan gunung meletus dan mengamati dengan detail tiap peristiwa yang terjadi didalamnya sampai pada menyimbulkan peristiwa tersebut dan menjelaskan kepada guru.
Tentunya anak-anak lebih ceria saat belajar praktek langsung ini. Hal ini melatih anak-anak untuk memiliki keragaman banyak bahasa, berani mengeksplore peristiwa dan menuangkan dalam bentuk bahasa yang sederhana sekemampuan anak-anak, melatih keberanian dan kemandirian.
Pada penerapan pembelajaran saintifik kurikukum 2013 yang disebut keberhasilan belajar anak usia dini yaitu apabila anak-anak mampu mengembangkan potensi dan nilai-nilai (agama dan moral, motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional dan seni) mereka dengan baik.
Selain materi, para peserta workshop juga diajak bersama-sama untuk membuat konsep pembelajaran (RPP) yang mengarahkan pada semangat pembelajaran saintifik yang disesuaikan dengan karakteristik (usia, sosial budaya dan kebutuhan individual) anak yang terlibat dalam pembelajaran.
Dengan diadakan workshop pembelajaran saintifik ini; Lebih jauh lagi guru mampu memilih kegiatan  yang selaras dengan muatan/materi pembelajaran, dapat mengembangkan kegiatan main yang berpusat pada anak dengan menggunakan pembelajaran tematik, mengembangkan cara berfikir saintifik, berbasis budaya local dan memanfaatkan lingkungan alam sekitar, sebagai media bermain anak. Ungkap Kepala Sekolah, Nur Sabiha.

You Might Also Like

0 komentar: