Panen Raya dan Pesta Singkong

01.32 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments










TK B Al Irsyad Semangat Memanen Singkong 

Selasa, 20/10/2015 rombongan Sembilan mobil beriringan menuju desa Singasari  untuk memanen SIngkong. Panen ini diikuti lebih dari 135 siswa-siswi  dan 20 guru TK B Al Irsyad. Panen raya ini sesuai dengan tema pembelajaran pecan ini yaitu tanaman, selain panen anak-anak juga dikenalkan beragam jenis tanaman pagan yang ada di desa singasari mulai dari tanaman padi, jagung, singkong, ubi dan kacang hijau. TK Al Irsyad menerapkan pembelajaran kontekstual yaitu para peserta didik diajak untuk melihat sendiri, merasakan lebih dekat dan mengerti sendiri dan mengeksplorasi sumber belajar mereka, beragam jenis tanaman pangan.
Anak-anak terlihat semangat, antusias bersaman-sama mencabut singkong yang pohonya telah menjadi tinggi dan besar, untuk satu pohon singkong dicabut oleh 4 anak. Untuk  belajar bekerjasama, dan kompak. Hari itu anak-anak berhasil mencaput sekitar lebih dari 75 pohon singkong.
Alhamdulillah panen singkong raya kali ini mendapatkan 100 kg singkong, sebagian dibawa pulang untuk dimasak sendiri dirumah sebagian dimasak disekolah dalam rangka festival “Big Cooking” pecan depan.
(Umi Salamah)



BIG COOKING TK B AL IRSYAD; Aku suka singkong

Pagi hari ini, 5 kelas terlihat sibuk meyiapkan kegiatan masak besar bersama, Big Cooking. masing-masing kelas memiliki menu andalan dari singkong telah mereka panen sendiri sehari sebelumnya. Bahan-bahan pelengkap seperti minyak, gula pasir, gula merah, garam, bumbu-bumbu, keju, margarine, meises, ampas kelapa, daun pisang untuk membungkus, alat-alat untuk memasak dan sebagainya disiapkan bersama-sama satu sekolahan. Ramai sekali.
Kelas B1 membuat, B2 membuat Bola-bola Meises. B3 membuat Lepet, B4 membuat Balok Singkong Keju Crispy, B5 membuat Mata Roda Pisang.
Serunya Big cooking di sekolah bersama para teman-teman ditemani Ustadzah. Selain seru anak-anak akan mengerti lebih dekat proses pengolahan menjadi makanan yang sehat dan bergizi yang penting untuk menunjang pertumbuhan, dengan mengetahui manfaat makanan untuk tubuh kita nantinya anak-anak yang tidak mau makan atau pilih-pilih makanan akan berubah pengertian menjadi lebih menghargai lingkungan, menghargai makanan yang prosesnya dari mulai menanam, memanen, sampai mengolahnya menjadi makanan memerlukan waktu yang cukup lama. Ungkap kepala Sekolah Nur Sabiha.
 

You Might Also Like

0 komentar: