MENGENAL HURUF HIJAIYAH DENGAN BERBAGAI PERMAINAN YANG MENYENANGKAN UNTUK ANAK TAMAN KANAK-KANAK

22.59 TK Al Irsyad Purwokerto 2 Comments


Siapa yang mau bermain huruf hijaiyah dengan ustadzah…?”KataUstadzah”
Serentak anak-anak menjawab?Saya ustadzah…hore…hore… bermain kartu magnet dan papan magnet…aku suka…aku suka.

Oke, tapi biar mengajinya tambah semangat kita menyanyi dan bermain tepuk Huruf Hijaiyah bersama-sama dulu ya?Are you ready…! Yes…We are…1 2 3…

Yo …ayo kawan belajar mengaji
Setiap petang dan setiap pagi
Rajin belajar dan pandai mengaji
Disayang Allah dan di sayang nabi

Tepuk Huruf Hijaiyah Alif – ya

Alif…prok…prok…prok…
Ba…prok…prok…prok…
Ta…prok…prok…prok…
Tsa…prok…prok…prok…(dan seterusnya)

Pentingnya pendidikan pada anak usia dini menuntut pendekatan yang akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran yang memusatkan perhatian pada anak. Karena anak merupakan dambaaan bagi setiap orang tua dan generasi penerus bangsa, namun salah satu permasalahan yang muncul adalah tidak setiap orang tua atau pendidik memahami cara yang tepat dalam mendidik anak usia dini. Salah satu cara untuk memperkenalkan pendidikan agama kepada anak-anak adalah dengan cara memasukan mereka ke sekolah-sekolah agama atau pada kegiatan-kegiatan TPA (Taman Pendidikan Al Qur’an) yang sesuai dengan usianya.  Biasanya hal  pertama yang diajarkan adalah dengan memperkenalkan huruf hijaiyah agar kelak mereka dapat membaca Al Qur’an.
Huruf hijaiyah yang terdiri dari 29 huruf tersebut mempunyai bentuk dan karakter berbeda-beda pada penekanan bentuk dan titiknya, hal ini kadang sering menyulitkan anak-anak untuk dapat dengan cepat melafalkan dan menghafal ke 29 huruf hijaiyah tersebut. Permasalahan yang sering terjadi diantaranya anak sering tertukar melafalkan huruf-huruf hijaiyah terutama huruf-huruf yang sama bentuknya tetapi berbeda titiknya, sehingga akan membuat anak menjadi malas untuk mengaji. Oleh karena itu perlu adanya suatu strategi pembelajaran yang dapat menarik minat anak untuk lebih tertarik mengenal dan melafalkan huruf hijayah, dimana sebaiknya setiap huruf dikenalkan dengan berbagai permainanan, kegiatan motorik, menyanyi dan tepuk akan terasa lebih menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak, anak akan merasa serasa bermain padahal tanpa terasa anak sedang belajar huruf-huruf hijaiyah. Cara tersebut akan membantu tahapan awal anak dalam belajar mengenal Al Quran dengan efektif.
Ada 3 aspek penting dalam pembelajaran kepada anak, yaitu :
1.              Kemudahan
Kemudahan artinya baik fasilitas atau media belajarnya maupun metode yang diterapkan mudah dipahami anak. Usia anak merupakan fase pertumbuhan yang segalanya ingin diperoleh dengan cara mudah. Fase ini belum sampai kepada tahap kemandirian berpikir. Yakni masanya memperoleh informasi dan pengalaman di dalam pembentukan sel-sel otaknya. Dengan demikian, anak bisa menghafal pelajaran dengan mudah, tapi belum tentu akan kreatif mencari caranya sendiri dalam menghafal pelajaran. Namun, kita sebagai seorang pendidik yang harus kreatif dan menyesuaikannya dengan dunia anak.

2.   Menyenangkan
Masa anak-anak adalah masa bermain. Yakni suatu perilaku di dalam mengaktifkan sistem komunikasi dan bersosialisasi dengan teman-teman dan lingkungan sekitarnya. Sekilas nampak, bermain adalah hal sia-sia bagi orang dewasa. Padahal bagi anak sangat besar fungsi dan manfaatnya. Oleh sebab itu, agar tidak keluar dari konteks dunia anak-anak dan tidak memaksakan metode belajar orang dewasa kepada anak, sehingga ciptakanlah suasana belajar yang dapat menyenangkan agar anak bisa menikmati pelajarannya seolah dirinya sedang bermain. 
          
3.  Visual.
Artinya ada media yang bisa dilihat dan dimainkan secara langsung oleh anak baik secara individu atau kelompok, sehingga anak bisa menangkap gambaran bentuk objek yang diajarkan seolah dia sedang berinteraksi dengan teman bermainnya.  
  
Ada 5 jenis permainan yang menyenangkan untuk anak dalam pembelajaran melafalkan dan meghafalkan huruf- huruf hijaiyah yang sudah diterapkan pada Anak Didik Kelompok B TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto”, diantaranya :
1.         Media Papan Magnet
               

                 
Papan magnet yaitu merupakan media pembelajaran berbentuk sebilah papan yang dibuat dari lapisan email putih pada sebidang logam, sehingga pada permukaannya dapat ditempelkan benda-benda yang ringan dengan interaksi magnet (Sentyasa 2007). Papan magnet memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai papan tulis, sebagai papan tempel dan sebagai tempat memproyeksikan film atau slide.
Keistimewaannya adalah alat tulisnya khusus, tidak terkena debu, lebih mudah dipindah-pindahkan, meningkatkan perhatian dan semangat belajar anak, karena tulisan yang lebih terang. Kelebihan dari magnetic board adalah daya rekat tempelan relatif lebih kuat sebagai akibat interaksi magnetik. Sebagai media pembelajaran, fungsi ganda yang dimiliki oleh magnetic boad ini sangat mendukung dalam proses belajar mengajar dalam  menghafalkan huruf hijaiyah. Media media ini dimodifikasi dengan permainan berbagai macam kartu huruf hijaiyah berbagai ukuran dan variasi warna akan mempermudah anak dalam menghafalkan huruf hijaiyah dengan kegiatan mengelompokkan kartu magnet huruf-huruf hijaiyah, kemudian menempelkannya pada papan magnet akan lebih aktif dalam melibatkan anak-anak baik secara individu ataupun kelompok.

2.    Permainan Kartu Magnet Huruf Hijaiyah
 Media kartu dengan berbagai ukuran dan variasi warna yang dimodifikasi dengan permainan kartu huruf hijaiyah dan media papan magnet akan sangat menyenangkan untuk anak, karena dengan media ini akan lebih mudah untuk menarik minat anak, mengeksplor daya ingat dan ketelitian anak melalui kegiatan mengelompokkan huruf hijaiyah yang sama bentuknya, tapi berbeda titiknya dan kegiatan motorik halus yaitu meraba di atas kartu huruf hijaiyah akan melatih motorik halus anak untuk persiapan kegiatan menulis.  





                                         
3.    Permainan Maze Huruf Hijaiyah
    Kegiatan motorik kasar bagi anak-anak akan membuka katup-katup otaknya, sehingga anak akan merasa fresh dan nyaman karena sudah siap menerima materi, misalnya : dengan kegiatan motorik memburu kartu huruf hijaiyah dengan cara melompat dan berlari. Pertama, siapkan media lingkaran hitam sejumlah 6 dan kartu huruf-huruf hijaiyah dalam kotak besar, kemudian anak mendengarkan intruksi ustadzah ayo cari dan ambilkan huruf hijaiyah yang ustadzah sebutkan. Lalu anak mulai berburu kartu huruf hijaiyah dengan cara melompat di atas lingkaran hitam  sambil menghitung 1 sampai 6 menuju kotak besar yang berisi kartu huruf hijaiyah, setelah anak mendapatkan kartu huruf hijaiyah yang dicari anak kembali lagi sambil berlari di atas lingkaran hitam lalu melafalkan huruf hijaiyah yang sudah didapatnya. Kegiatan ini sangat menyenangkan karena tanpa terasa sambil melompat dan berlari anak dapat menghafalkan huruf-huruf hijaiyah.


4.        Permainan Tepuk Hijaiyah “Alif-ya”
Permainan tepuk juga akan lebih menyenangkan bagi anak dalam menghafalkan huruf hijaiyah. Karena dengan tepuk yang berirama yaitu bertepuk dengan 3 pola akan membuat anak lebih mudah mengingat dan termotivasi untuk belajar. Misalnya, lakukanlah pembelajaran dengan mengawali kegiatan:
ice breaking “ Tepuk Huruf Hijaiyah ې١
      Alif…prok…prok…prok…
     Ba…prok…prok…prok…
    Ta…prok…prok…prok…
   Tsa…prok…prok…prok…(dan seterusnya)

5.   Membentuk Huruf Hijaiyah Melalui Media Plastisin
Plastisin merupakan salah satu keterampilan tangan dengan menggunakan bahan tepung yang dibuat menjadi adonan dan diberi warna sesuai dengan keinginan. Dari adonan tersebut dapat dibentuk sesuai yang kita inginkan seperti miniatur sayur-sayuran, buah-buahan kue, boneka, dsb. Plastisin merupakan kerajinan yang unik, karena bahannya dapat dibentuk menjadi berbagai kreasi dengan berbagai fungsi. Kerajinan tangan ini mudah dipelajari siapa saja mulai anak – anak sampai dewasa. Plastisin juga dapat menjadi media pembelajaran untuk mengenalkan huruf hijaiyah pada anak-anak. Dengan berbagai warna dan bentuknya yang lentur sangat disukai dan mudah untuk dibentuk menjadi huruf hijaiyah, misalnya : anak membuat huruf ف dan ق , ambil plastisin dibuat bentuk panjang seperti ular, kemudian ujungnya dibuat dilengkungkan lalu dibuat bentuk kepala, membentuk huruf ف dan ق , setelah itu buat bulatan bentuk kecil untuk membuat titiknya dan buat bentuk panjang untuk membuat harokatnya. Jadilah huruf huruf ف dan ق. Cara ini dapat dilakukan oleh orangtua untuk pembelajaran bersama anak-anak dirumah karena medianya sangat mudah di dapat.


Demikianlah 5 jenis permainan yang menyenangkan untuk anak dalam pembelajaran menghafalkan huruf- huruf hijaiyah, semoga dapat diterapkan untuk para pendidik dalam sentra agama dan bagi orangtua dapat mengajarkannya dirumah, karena medianya yang digunakan sangat mudah untuk di dapat. Oke tetap semangat untuk selalu berkreasi.


                                                                                                                      Penulis

 Ema Nurfadilah,S.Sos
TK B Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto

Email. Chira_ema@yahoo.com

You Might Also Like

2 komentar:

  1. Terima kasih sudah berbagi, ustadzah.

    Izin simpan ide ide kreatif nya ya.
    Jazaakillaahukhaira

    BalasHapus