MENGENAL BILANGAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL POWERPOINT

02.48 NScP|Yahya 0 Comments









MENGENAL BILANGAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL POWERPOINT
OLEH NURSABIHA 
GURU TK AL IRSYAD PURWOKERTO
  1. PENDAHULUAN
Taman kanak-kanak adalah salah satu bentuk pendidikan di jalur formal yang menyediakan program pendidikan dini anak usia 4 sampai 6 tahun sebelum memasuki pendidikan dasar, bertujuan membantu anak didik mengembangkan potensi baik psikis dan fisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik motorik, kemandirian dan seni untuk siap memasuki pendidikan selanjutnya.
Berbagai upaya dilakukan untuk mengenalkan konsep bilangan, lambang bilangan dan huruf melalui gambar yang ditampilkan melalui media audio visual power point agar siswa tertarik karena media ini dapat mengeluarkan efek suara, gambar, kata dan  angka. Tema pembelajaran pada semester II yaitu tema rekreasi dengan sub tema macam-macam kendaraan yaitu: kendaraan darat, laut dan udara dikenalkan melalui media audio visual power point dan macro media flash yang sekaligus mengenalkan konsep bilangan, lambang bilangan dan huruf karena media ini dapat didengar dan dilihat serta anak berani unjuk kemampuan di depan teman-temannya.
Pengertian Media audio visual power point menurut pendapat AECT (Association For Education Communication Technology) dalam Arsyad mendefinisikan bahwa “media adalah segala bentuk yang dipergunakan untuk menyalurkan pesan informasi” (Arsyad,2002:11).Alat pendukung yang digunakan dalam presentasi adalah lcd, karena lcd merupakan kelompok media visual yang dapat menjadi audio visual jika didukung dengan adanya pengeras suara atau sound system. Peneliti dalam  penyajian slide show menggunakan program computer MS Power Point sehingga hasil yang didapat nyata dan langsung serta terintegrasi dengan suara yang muncul dengan kata lain sering disebut dengan multimedia.
Menurut Anakciremai (2008) langkah-langkah dalam pemanfaatan media adalah:1. Merumuskan tujuan pengajaran dengan memanfaatkan media.2. Persiapan guru, pada fase ini guru memilih dan memanfaatkan media masa yang akan dimanfaatkan guna mencapai tujuan.3. persiapan kelas. Siswa atau kelas harus mempunyai persiapan dalam menerima pelajaran dengan menggunakan media tertentu.4.Langkah penyajian dan pemanfaatan media.Pada fase ini penyajian bahan pelajaran dengan memanfaatkan media pengajaran.5.Langkah kegiatan belajar siswa.Pada fase ini siswa belajar dengan memanfaatkan media pengajaran. 6. Langkah evaluasi pengajaran. Pada langkah ini kegiatan belajar di evaluasi sampai sejauh mana tujuan pengajaran tercapai, yang sekaligus dapat dinilai sejauh mana pengaruh media sebagai alat bantu dapat menunjang keberhasilan proses belajar siswa.
  1. MANFAAT MEDIA MEMBILANG
Tujuan yang ingin dicapai dari konsep membilang adalah  agar anak mengetahui dasar-dasar pembelajaran membilang, anak diharapkan mampu mengenal dan memahami konsep bilangan, transisi dan lambang sesuai dengan jumlah benda-benda pengenalan bentuk lambang dan dapat mencocokkan sesuai dengan lambang bilangan.
Media audio visual membilang memiliki banyak manfaat seperti : Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan, Proses pembelajaran lebih menarik dan interaktif karena mengenalkan konsep bilangan melalui gambar-gambar yang beraneka ragam seperti mengenalkan kendaraan darat, laut dan udara yang tidak dapat dilihat langsung oleh anak didik, Kualitas belajar siswa dapat diukur dan  lebih ditingkatkan melalui evaluasi. Media ini juga dapat digunakan secara individu maupun kelompok.
  1. CARA PEMBUATAN MEDIA MEMBILANG AUDIO VISUAL
  1. Langkah-langkah pembuatan media membilang
      Tentukan indikator pembelajaran untuk usia kelompok A atau kelompok B sesuai kurikulum paud, Lingkup perkembangan/ Indikator dari aspek  perkembangan kognitif yang meliputi konsep bilangan, lambang bilangan dan Huruf. Adapun kemampuan yang akan dicapai dari indikator  aspek perkembangan kognitif adalah:
  1.  Anak dapat  membilang dari 1-10  
  2. Anak dapat membilang dengan menunjuk benda (mengenal konsep bilangan  dengan benda-benda sampai 10   
  3. Anak dapat menunjukkkan urutan benda untuk bilangan 1-10  
  4. Anak dapat menghubungkan lambang bilangan dengan benda-benda sampai 10




b.    Langkah berikutnya:

  1. Siapkan gambar-gambar yang berhubungan dengan tema yang akan disampaikan
  2. Rekam kata atau bilangan yang akan disajikan
  1. Cara  membuat media membilang
1.    Buka program micrrosoft power point
2.    slide pertama tulis judul materi yang akan disampaikan dan nama pembuat materi masukkan lagu 1-2 melalui klik insert pilih tulisan sound klik sound from file klik lagu yang ditentukan, klik open muncul pilih menu automotically





3.    Untuk menuju slide berikutnya langsung enter atau pilih newslide dari konten home. Demikian seterusnya.




4.   Selanjutnya pilih gambar yang akan dimasukkan pada slide 2 melalui insert picture from file



5.pada slide selanjutnya masukkan macam-macam kendaraan darat setiap slide dengan diberi nama kendaraannya






6.    agar slide tidak hanya berwarna putih klik shape file pilih warna yang disukai anak-anak



7.    materi ini untuk pembelajaran kelompok dengan hasil sebagai berikut :



8. Slide berikutnya anak belajar secara individu memainkan media dengan pendampingan guru untuk mengenalkan konsep bilangan, lambang bilangan dan huruf sekaligus bagaimana menulis angka yang benar melalui media flash. Pembuatan media menggunakan menu hyperlink caranya: klik hyperlink kemudian pilih place in this dokumen selanjutnya klik ok dan untuk animasi suara  pilih action klik sound masukkan suara yang diinginkan melalui other sound, klik ok demikian pula untuk angka 2 dan seterusnya untuk animasi tulisan klik kustom animasi pilih menu yang diinginkan.
9.    Slide selanjutnya hanya mengkopy angka yang sudah dihiperlink. Hasil dari media dapat dilihat berikut ini: 









10. Selanjutnya evaluasi dengan memilih jumlah yang sesuai dengan jumlah bendanya

11. Selesai sudah pembuatan media untuk tema kendaraan darat selanjutnya materi kendaraan laut dan udara
  1. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MEMBILANG MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL
Mari kita baca dengan seksama cara menyampaikan materi sebagai berikut:
 (1) Guru menata media yang akan digunakan seperti: Leptop, LCD,
        Warles, Layar Screen.
(2). Guru mengatur organisasi kelas ( layout /posisi tempat duduk)
(3). Media power point di buka. Anak bersama guru menyanyikan
         lagu 1,2  sambil     bertepuk tangan.
Selanjutnya guru mengajak anak untuk memilih gambar kendaraan yang akan disaksikan anak dengan tiga pilihan yaitu: kendaraan darat, kendaraan laut dan kendaraan udara
(4). Guru dibantu oleh operator untuk menklik slide 3 sampai slide
       17 dengan mengenalkan macam-macam kendaraan darat
       sebagai materi pembuka dengan tema kendaraan.
(5). Pada slide 18 – 24 anak mulai mengurutkan angka dan
       menghitung benda bersama dengan guru dan memberI
      kesempatan kepada anak untuk memilih angka yang diinginkan.
(6).  Tahap selanjutnya adalah guru mengadakan tanya jawab dan
        evaluasi pada slide 25-33 dengan memberi kesempatan kepada
        anak untuk maju menunjuk angka yang paling tepat sesuai
      dengan jumlah bendanya.Jika anak menjawab dengan tepat
       akan mendapat kata pujian : hebat luar biasa, jika anak salah
       menjawab akan mendengar kata-kata coba lagi.
(7).Selanjutnya guru menyampaikan materi dengan  tema kendaraan laut dari slide 34-56
(8), materi berikutnya adalah membilang 1-10 dengan tema kendaraan laut dari slide 57-64



  • URL File        : Di Sini  atau link berikut  : https://drive.google.com/uc?export=download&confirm=S2Zz&id=0B7BcyxQ1-Wo2TC1WUFhzZldXc2s
  • Software        : .Power point.......................

0 komentar:

Asyiknya Sekolah Sore Hari

16.53 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments

Asyiknya Sekolah Sore Hari
Oleh: Nur Sabiha, S.Ag.

Mah kenapa sih sorenya lama sekali padahal aku kan ingin cepat-cepat sekolah. Itulah celoteh seorang anak kepada ibunya, sang ibu berusaha menjawab dengan sabar, lho ini baru pukul 09.00 pagi. Sekolahnya pukul setengah empat sore, main aja dulu ya… sang anak tetap tidak sabar menunggu,  sebab waktu yang terasa begitu lama. Pada pukul 03.00 sore anak tersebut mandi dan segera memakai seragam sekolah sendiri tanpa dibantu oleh ibunya, ayo mah kita berangkat. Akhirnya ibunya mengantar anaknya kesekolah. Disekolah seluruh anak disambut oleh para ustadzah dengan sambutan yang hangat. Tampak gembira dan ceria terpancar dari wajah anak-anak dan ada beberapa anak yang berlompat-lompatan serta sesekali saling berkejaran itulah yang dilakukan anak-anak pada usianya. Anak-anak silahkan masuk ke kelas, wali kelas memanggil anak-anak. Segera mereka menuju kelas dan ustadzah siap memakaikan aksesoris yang menarik.
Wah inilah aksesoris yang dibuat oleh ustadzahku yang aku tanyakan setiap hari kepada ustadzahku. Ustadzah aksesoris ini buat apa sih?... Ini buat acara Day at Night jawab ustadzah. Anak tampak kegirangan ketika ustadzah selesai memakaikan aksesoris itu anak tampak bak putri raja yang cantik jelita dan sholehah demikian juga sekelompok anak laki-laki memakai kain batik yang diikat dipinggang bak putra raja yang tampan dan sholeh.
Pukul 15.45 acara dimulai anak-anak berkumpul untuk berdoa dan mengaji. Kegiatan awal anak-anak senam bersama. Kemudian berangkat berkeliling ke alun-alun diiringi oleh music tradisional berupa kentongan yang bernuansa islami dengan mengumandangkan lagu anak-anak seperti pelangi-pelangi, matahari terbenam, balonku ada lima dan rukun islam, kemudian melakukan berbagai permainan. Permainan ini diciptakan untuk mengembangkan 5 kemampuan dasar anak yaitu:

1.     Kentong Komando
Cara Bermain:
Pertama-tama anak membuat lingkaran sambil bernyanyi bebas, kemudian ada salah satu yang menjadi komando di tengah-tengah lingkaran yang bertugas membunyikan kentongan. Anak-anak bersiap-siap dan konsentrasi mendengarkan bunyi kentongan, kemudian anak-anak membentuk kelompok sesuai dengan jumlah suara kentongan yang dibunyikan oleh komandonya.
Misalnya : tong…tong…tong…tong… artinya ketongan berbunyi 4x anak-anak bersiap-siap membentuk kelompok berjumlah 4 anak. Anak-anak yang tidak lengkap membuat kelompok sesuai jumlah suara kentong yang dibunyikan dikelompokkan tersendiri untuk melakukan gerakan apapun atau menyanyi sesuai permintaan komandonya.
Tujuan permainan  ini adalah untuk menanamkan konsep dasar bilangan 1-20 kepada anak didik sekaligus mengembangkan kemampuan fisik motorik, social spasial.

2.     Kupu-kupu hinggap
Cara Bermain:
Pertama-tama anak-anak dibariskan dua-dua dan membentuk lingkaran. Lalu perwakilan dua anak untuk suit atau pingsut, bagi anak yang menang dikejar dan anak yang kalah mengejar, keduanya saling kejar mengejar seperti kupu-kupu yang terbang kesana-kemari, dan anak boleh mencari perlindungan dan menyelamatkan diri dari kejaran dengan cara hinggap dimanapun sesuai keinginan anak dan boleh hinggap pada anak –anak yang sudah dibariskan dua-dua dalam bentuk lingkaran dengan cara hinggap pada barisan belakang dan anak yang berada di barisan depan atau pertama yang dihinggapi kupu-kupu harus segera berlari menggantikan posisi kupu-kupu yng hingap tadi, demikian seterusnya.
Tujuan permainan ini adalah untuk menanamkan konsep sains pada anak didik.

3.     Siapa Cepat Dia Dapat
Cara Bermain:
Pertama-tama siapkan efamart dengan jumlah yang tidak sama dengan jumlah anak, kemudian siapkan music untuk mengiringi anak-anak untuk bergerak atau menari bebas, saat music dimatikan anak-anak harus segera berebut efamart “Sambil berteriak siapa cepat dia dapat”. Bagi anak yang tidak mendapatkan efamart disendirikan dan diperintahkan untuk menirukan gerakan aneka binatang atau menyanyi.
Tujuan permainan ini adalah untuk menanamkan kemampuan dasar sekaligus pada anak didik.

4.     Gelang Berantai
Cara bermain:
Pertama-tama siapkan 7 anak yang nantinya akan mendapat tugasnya masing-masing. Siapkan simpai yang diikat dengan tali kur sebanyak 6 sisi, pilih satu anak untuk berada di dalam simpai sambil memgang piring yang berisi bola tenis, kemudian 6 anak lainnya dibagi untuk memegang tali kur yang sudah diikatkan pada 6 sisi simpai, kemudian setelah ada aba-aba mulai…. Anak mulai mengangkat tali 6 sisi tersebut dan berusaha mengendalikannya dengan cara bekerjaasma agar simpai dapat terangkat, sehingga anak yang berada di tengah simpai dapat berjalan membawa piring yang berisi bola tenis sampai garis finish yang sudah ditentukan.
Tujuan permainan ini adalah untuk menciptakan kerjasama sekaligus menanamkan konsep matematikan menghitung bola yang ada di dalam piring.

5.     Ulat Berjalan
Cara bermain:
Pertama-tama siapkan simpai 6 buah, kemudian kain untuk mengikat kaki. Simpai diletakan berurutan ke saping, lalu 4 anak berbaris berdampingan dengan kedua kaki diikatkan dengan kaki teman di sebelahnya, setelah mendengar aba-aba mulai, anak harus berusaha bergeser sedikit demi sedikit dengan kaki yang terikat ke simpai yang berada disebelahnya, dengan kekompakan dan kerjasama yang baik, maka anak akan berhasil bergeser tanpa terjatuh walau kedia kaki terikat satu sama lain.
Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan anak.

Menjelang maghrib anak sudah berwudhu dan siap untuk melaksanakan sholat maghrib berjamaah di sekolah bersama ustadzah dan beberapa orangtua. Setelah sholat maghrib anak-anak menglang hafalan surat al fiil, al fatihah dan al quraisy diteruskan mendengarkan dongeng bersama kak Afid.
Akhirnya acara selesai anak-anak dijemput oleh orangtua masing-masing dengan hati yang senang dan gembira, besok sekolahnya sore lagi ya ustadzah… celoteh salah satu anak yang dilontarkan pada ustadzah. Lho kenapa harus sekolah sore lagi… iya aku senang sih bisa main bareng temen yang lain di alun-alun.











0 komentar:

Man Jadda Wa Jada

16.47 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments


Man Jadda Wa Jadaمن جدّ وجد ) adalah salah satu dari peribahasa Arab yang terkenal sampai ke ujung dunia, peribahasa ini memiliki makna ganda yang setiap orang bisa dan boleh mengartikan berbeda tergantung konteks kalimat itu digunakan. Akan tetapi, dunia sepakat bahwa pribahasa tersebut berarti barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka pasti  akan berhasil, juga terkenal di masyarakat kita pepatah “Dimana ada kemauan, pasti disitu ada Jalan “. Tidak ada hal yang sulit jika kita mau berusaha dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas, yang penting ada kemauan dan ada kesungguhan serta gunakan logika serta ilmu pengetahuan sesuai kapasitas kita masing masing yang telah Allah Ta’ala karuniakan.
Setiap manusia punya potensi untuk tumbuh dan berkembang, jadi bukan hanya sekedar tumbuh semata, melainkan harus berkembang. Allah sudah berikan modal dasar berupa otak dan akal yang lebih baik dibandingkan dengan mahluk lainnya di muka bumi ini. Jadi sangatlah keliru jika kita beranggapan bahwa nasib tidak bisa diubah. Nasib kita itu kita sendirilah yang menentukan, sebagaimana yang telah di firmankan oleh Allah dalam kitab suci Al-Quran bahwa “Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang mengubah nasib atau keadaan yang ada pada dirinya” (QS Ar-Ra’d 11).
Kalimat ajaib berbahasa arab man jadda wa jada ini bermakna ringkas tapi juga tegas “Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, maka pasti akan berhasil”. Kata mutiara sederhana yang sangat kuat dan terus menjadi kompas kehidupan bagi manusia yang haus akan motivasi. Pertanyaannya adalah sejauh mana kita sudah mengaplikasikan pepatah ini dengan sungguh-sungguh. Karena banyak yang sudah tahu tapi masih sedikit yang mengaplikasikannya.
Nah, bagaimana mengaplikasikannya?  Kata kuncinya adalah jadda, bersungguh-sungguh. Tentu kita harus pintar-pintar memilih jalan untuk mengaplikasikannya. Pilih yang Tuhan ridho atau sebaliknya. Sejatinya man jadda wa jada harus diaplikasikan dengan kerja keras, cerdas dan kerja ikhlas.
Jika kita bersungguh-sungguh akan selalu ada jalan untuk mencapai apa yang kita inginkan, akan selalu ada jalan untuk memecahkan setiap permasalahan. Potensi pikiran, hati dan tubuh kita sangat cukup untuk mengatasi masalah yang kita dihadapi. Semua orang memiliki potensi yang sama, yang berbeda adalah sejauh mana kita menggunakan potensi tersebut dan sejauh mana kita mengaplikasikan Man Jadda Wa Jada dalam hidup kita.
Lalu bagaimana cara mengaplikasikan Man Jadda Wa Jada dalam hidup kita? Berikut sedikit kata motivasi yang mungkin berguna bagi kita semua :
  1. Jika kita bersungguh-sungguh, kita akan dapat mengalahkan rasa malas yang menghambat kita untuk bertindak
  2. Jika kita bersungguh-sungguh, kita akan senantiasa mencari cara mengatasi rintangan dan halangan yang dihadapi
  3. Jika kita bersungguh-sungguh, kita akan berusaha melengkapi kekurangan dan tujuan besar hidup kita
  4. Jika kita bersungguh-sungguh, kita akan terus-menerus belajar untuk menuju kesuksesan
  5. Jika kita bersungguh-sungguh, kita tidak akan mudah berhenti untuk terus berpikir kreatif, mencoba dan mencoba sampai kita menemukan jalan yang tepat
  6. Jangan salah berpikir, ternyata sukses itu lebih mudah ketimbang gagal, karena hanya orang yang gagal lah yang faham benar arti sebuah kesuksesan(http:cakmaryanto.wordpress.com/2012/10/28/Man Jadda Wa Jada)
Bersungguh-sungguh, itulah kunci untuk bisa bersaing dengan zaman dan bisa memenuhi kebutuhannya. Sudah selayaknya bagi seorang muslim untuk terus mengungkung dirinya dalam keseriusan bekerja, beramal, dengan tujuan utama mencapai ridho Allah SWT.
Pada masa sekarang ini bukan waktunya lagi untuk berhura-hura dan bernostalgia. Kini saatnya  bersungguh-sungguh dalam setiap bidang yang kita dalami, agar cita-cita tidak hanya berada dalam penjara dan angan-angan belaka. Ingatlah selalu Man Jadda Wa Jada.
Man Jadda Wa Jada harus diterapkan terus menerus, walaupun sudah berhasil meraih apa yang diimpikan.  Mungkin maknanya diperluas,  misalnya harus eling dan waspada. Sehingga bila sewaktu-waktu harus turun bisa turun dengan terhormat, mulus dan elegan. Bila belum berhasil, tidak boleh patah semangat, man shabara zafira, siapa yang bersabar, akan beruntung. Jangan lupa usaha keras yang kita lakukan harus diiringi dengan doa, bila kita berhasil itu bukan semata-mata hasil kerja keras kita, tetapi atas izin-Nya. Dan yang terpenting adalah menyadari  bahwa semua yang kita miliki adalah pinjaman dari-Nya, sehingga kita menjadi orang yang pandai bersyukur.


Oleh : Laely Fitriyani, S.Pd.I

0 komentar:

MENGGAMBAR ITU MUDAH

18.38 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments


Setujukah kita dengan kalimat di atas?  Jika kita setuju,  tentu sudah  menguasai   jurus-jurus jitu untuk menggambar.  Jika belum, kita sedang memegang buku yang mudah-mudahan bisa membantu kita menyetujui kalimat di atas.
Menggambar memang mudah.  Semua orang yang motorik halusnya masih berfungsi baik pasti bisa melakukannya.  Berilah seorang batita alat gambar, sudah pasti dia akan segera menggunakannya untuk “menggambarkan” pengalamannya meski apa yang digambar sama sekali tidak mewakili apa yang dimaksudnya.  Setidaknya hingga usia TK, setiap anak masih suka menggambar. Hanya pengalaman buruk dengan menggambarlah yang membuat kita kemudian mencap diri sebagai orang yang tidak bisa  menggambar, dan karenanya tidak mau (lagi)  bersusah payah belajar menggambar.
Menggambar memang mudah.  Tidak seperti melukis.  Menggambar hanya memerlukan garis dan lengkung.  Menggambar tidak harus selalu sama dengan aslinya.  Selama ciri-ciri khas dari sesuatu itu sudah tertera,   sebuah gambar sudah dikatakan berhasil.  Misal, gambar  akan dikenali sebagai  gambar panda jika menunjukkan hewan yang bulat, hitam putih dengan lingkar hitam lebar di sekeliling mata.  Atau sebuah gambar dianggap sebagai gambar burung jika menunjukkan adanya paruh dan sayap.
Bagaimana untuk sampai pada anggapan bahwa menggambar itu mudah?  Sama seperti ketrampilan lain, kita  tentu harus banyak berlatih.  Latihan-latihan awal mungkin akan membuat kita kecewa karena sepertinya tidak membawa  perubahan berarti dalam kemampuan menggambar.  Jangan putus asa, teruslah berlatih, Einstein  saja tak menemukan teori relativitas dalam semalam.  konsistensi kita dalam berlatih akan sangat menentukan bisa tidaknya kita menggambar dengan baik.
Jika kita merasa bosan di tengah latihan, ingatlah bahwa bagi anak-anak, seorang guru yang bisa menggambar akan dianggap lebih hebat  dari guru yang lain.  Ingat juga bahwa guru yang tidak mau belajar menggambar hanya akan menghasilkan murid-murid yang tidak tertarik belajar menggambar.  Guru yang tidak menghargai hasil karyanya, sudah pasti akan menghasilkan murid yang tidak akan pernah bangga dengan hasil karyanya dan dirinya.

Siap Berlatih Menggambar?
Mari kita mulai dengan aturan-aturan yang harus ditegakkan selama kita belajar menggambar, ataupun mengajarkan menggambar pada anak-anak.
1.      Singkirkan jauh-jauh semua jenis penghapus.
Penghapus adalah musuh besar bagi mereka yang sedang belajar.  Penghapus hanya akan membuat kita merasa terus tidak sempurna.  Alih-alih menggambar, kita justru akan lebih sibuk menghapus. 
2.      Gunakan alat dan media gambar yang paling pas bagi kita.
Jangan merasa minder karena anda tak berani memakai spidol.  Kalau memang anak kita lebih merasa nyaman dengan pensil, gunakan pensil.  Anak-anak bisa juga menebalkan dengan spidol .
3.      Yakinlah bahwa gambar kereta yang rumit hanya terdiri dari susunan garis yang ditempatkan dengan tepat. 

Mari berlatih dengan urutan kegiatan  Latihan sebagai berikut:
A.      LATIHAN AWAL
B.      LATIHAN MENGENALI EKSPRESI
C.      MENCONTOH
D.     MEMODIFIKASI GAMBAR


A.     LATIHAN AWAL

Sebagai latihan awal, ambillah selembar kertas F4 lalu bagilah menjadi empat bagian sama besar, dengan menarik garis vertical dan horisontal.  Kalau ini masih terasa terlalu besar bagi anda, silahkan menggunakan kertas yang lebih kecil, tapi berusahalah untuk terus meningkatkan ukuran kertas yang dipakai.  Ingat, nantinya anda akan menggambar di bidang seluas papan tulis.

1.    Pada bidang pertama, anda akan belajar menarik garis mendatar atau horizontal.  Tariklah garis dari ujung kertas hingga garis pemisah.   Peraturannya, anda tidak boleh mengulang-ulang menarik garis  atau berhenti ditengah jalan.  Pastikan garis anda menyentuh garis pembatas.  Jika belum berhasil, ulangi dengan garis kedua.  Jika belum juga, ulangi lagi sampai  tangan anda menemukan cara untuk menarik garis tanpa gemetar ataupun berhenti di tengah garis.  Latihan yang berulang akan menjadikan anda bisa menarik garis lurus meski tanpa penggaris
2.   Pada bidang kedua, kita akan menarik garis vertical.  Peraturannya sama dengan latihan satu. Anda tidak boleh berhenti di tengah jalan ataupun mengulang garis.  Lanjutkan garis anda betapapun miringnya
3.   Pada bidang ketiga, kita akan belajar membuat lingkaran.  Seringkali muncul keluhan di antara kita bahwa lingkaran kita penjol.  Berlatihlah dengan membuat lingkaran kecil terlebih dahulu.  Garis keliling lingkaran harus bertemu, tidak menyisakan ruang kosong antara ujung dan pangkal.  Garis tidak boleh diulang ataupun berhenti di tengah jalan.  Jika lingkaran kecil anda sudah memenuhi syarat ini, ulangi dengan  lingkaran yang lebih besar.
4.    Pada bidang ke empat kita akan berlatih membuat garis lengkung.  Bagi bidang menjadi empat baris.  Di baris pertama, buatlah garis lengkung seperti huruf c.  di baris kedua buatlah garis lengkung c terbalik.  Di baris ketiga buatlah garis lengkung seperti  huruf u.  di baris ke empat, buatlah garis lengkung seperti huruf n.

  
B.      LATIHAN MENGENALI EKSPRESI

Berdasarkan pengalaman  sebagai  guru, ekspresi gambar yang tepat akan membantu mengalihkan anak dari kekurang kesempurnaan gambar kita.  Anak akan lebih tertarik dengan ekspresi yang muncul.  Oleh sebab itu, kenalilah ekspresi  dengan bereksperimen dengan bentuk alis, mata, bibir.  Pada gambar sederhana, ekspresi raut muka adalah yang paling mudah dibuat. 
Bentuk alis, mata,hidung, mulut dan rambut juga akan membantu menjelaskan identitas tokoh kita. Berlatihlah dengan membuat kepala dengan “isian” yang bermacam-macam.  Anda akan menemukan bahwa satu bagian kecil gambar anda akan mempengaruhi keseluruhan gambar.  Bentuk alis yang tajam dengan bibir tersenyum  akan menunjukkan efek yang berbeda dengan alis lengkung dan bibir tersenyum


C.      MENCONTOH

Banyak melihat gambar akan membuat kita tahu mana gambar yang pas dengan karakter dan kemampuan kita.  Ada orang yang lebih menyukai gambar bulat, sederhana, minim detil.  Maka gambarnya pun akan cenderung bergaya sama.  Ada orang yang lebih menyukai gambar yang  detil dan proporsional.  Ada juga orang lebih menyukai gambar dengan model sticky figure.  Apa yang kita anggap bagus akan mempengaruhi gaya kita dalam menggambar.  Karena ini masih latihan kita akan mulai dengan bentuk-bentuk yang tersusun dari garis  sederhana, mudah dibuat/ditarik, minim detil, karenanya bisa selesai dalam waktu cepat.  Sehingga ketika kita mengajarkan pada anak, anak tidak akan kebingungan dengan tahapan yang terlalu banyak


D.     MEMODIFIKASI GAMBAR

Kebanyakan dari kita memiliki kecenderungan untuk selalu menggambar hewan atau manusia dengan hidung  di sebelah kiri kertas.  Ini karena guru kita dulu juga mengajarkan dengan cara seperti itu.  Agar kecenderungan ini tidak terulang kembali, berusahalah selalu untuk membuat gambar dengan orientasi  yang berbeda.
Kadang-kadang kita juga merasa gambar yang kita contoh kekurangan detil penting atau terlalu jauh dari bentuk aslinya.  Ubahlah sesuai dengan keinginan anda .  Suatu  saat  anda akan menemukan gaya sendiri.  Gaya anda ini adalah sidik jari anda.  Gambar anda akan mudah dibedakan dari gambar orang lain.


E.      AYO MULAI

Mulailah dengan gambar yang paling anda sukai.  Gambar yang paling anda sukai tentunya adalah gambar yang anda paling pahami detailnya.  Anda tidak harus mengikuti urutan yang ada di dalam buku ini.  Anda juga tidak harus mengajarkan sesuai dengan urutan yang sama.  Kalau anak sudah meminta menggambar  helicopter, ajarkan saja meski nanti hasilnya jauh dari yang diharapkan. 
Berikut  adalah berdasar gambar yang paling mudah dibuat karena paling singkat tahapannya. 


Ikan


Oleh : shinta kanti nugrahaningrum

0 komentar: