KTSP ( DOKUMEN I DAN DOKUMEN II ) TK AL IRSYAD PURWOKERTO

05.56 TK Al Irsyad Purwokerto 7 Comments

KURIKULUM
TAMAN KANAK-KANAK (TK) .
TK AL IRSYAD PURWOKERTO.
Jl slamet Riyadi n0 34 purwokerto
PROVINSI JAWA TENGAH
 

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Perubahan paradigma penyelenggaraan pendidikan dari sentralisasi ke desentralisasi mendorong terjadinya perubahan dan pembaruan pada beberapa aspek pendidikan, termasuk kurikulum.Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan.Desentralisasi pengelolaan pendidikan dengan diberikannya wewenang kepada satuan pendidikan untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,yaitu Pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan pasal 35 mengenai standar nasional pendidikan. Pasal 36 Ayat (2) ditegaskan bahwa kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Atas dasar pemikiran tersebut  maka perlu dikembangkan Kurikulum Taman Kanak-kanak.
Kurikulum Taman Kanak-kanak adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing   TK atau PAUD formal.. Kurikulum  pada Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) mengacu pada Permendiknas No.58 Tahun 2009 dan   berpedoman pada panduan penyusunan KTSP dari Badan Standar Nasional Pendidikan.
TK Al Irsyad Purwokerto.yang merupakan satuan pendidikan rintisan budaya,karakter bangsa serta kewirausahaan se Jawa Tengah maka kurikulum Taman Kanak-kanak (TK) Al Irsyad Purwokerto dikembangkan sebagai perwujudan dari kurikulum prasekolah. Kurikulum ini disusun oleh satu tim penyusun yang terdiri atas unsur sekolah dan komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi Unit  Pendidikan Kecamatan Purwokerto Timur.

Pengembangan Kurikulum ini didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut:
1.      berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya;
2.      beragam dan terpadu;
3.      tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni;
4.      relevan dengan kebutuhan kehidupan;
5.      menyeluruh dan berkesinambungan;
6.      belajar sepanjang hayat; dan
7.      seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.
B. Tujuan Pengembangan Kurikulum Taman Kanak- kanak
Tujuan Pengembangan Kurikulum Taman Kanak-kanak  ini untuk memberikan acuan kepada kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya yang ada di sekolah dalam megembangkan program-program yang akan dilaksanakan.
Selain itu, Kurikulum Taman Kanak-kanak  disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk :
(a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
(b) belajar untuk memahami dan menghayati,
(c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,
(d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan
(e)    belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

C. Prinsip Pengembangan Kurikulum Taman Kanak-kanak  
         1.   Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

         2.   Beragam dan terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.
         3.   Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
         4.   Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan kurikulum dilakukan dengan   melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan  kemasyarakatan, dunia usaha dan  dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi,  keterampilan  berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.
         5.   Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi,   bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.
         6.   Belajar sepanjang hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal  dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.
         7.   Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


BAB II
TUJUAN
A. Tujuan  Pendidikan di TK :
                Tujuan pendidikan Taman Kanak-kanak  adalah membantu anak didik mengembangkan berbagai potensi baik psikis dan fisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosisal emosional, kognitif, bahasa, fisik/motorik, kemandirian dan seni untuk siap memasuki pendidikan dasar
 B.     Visi  TK  Al Irsyad Purwokerto
Mencetak generasi yang soleh, cerdas dan bermanfaa
C.    MISI SEKOLAH
1. Menanamkan nilai-nilai Moral dan Agama
2. Membiasakan anak hidup sesuai akhlaq Islami
3. Mengembangkan bakat,minat dan potensi anak secara optimal
4. Melatih anak  peduli terhadap lingkungan

D.    TUJUAN SEKOLAH

                             Membantu meletakkan dasar untuk perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan kreatifitas serta pengalaman beragama yang diperlukan oleh anak didik untuk  menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya.

BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum
      Ruang lingkup Kurikulum TK Al  Irsyad berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 58 Tahun 2009 tentang Standar Nasional  Pendidikan Anak Usia Dini meliputi aspek perkembangan berikut dan pengembangannya :

            1. Nilai-nilai agama dan moral
            2. Fisik
    1. Motorik Kasar
    2. Motorik Halus
    3. Kesehatan Fisik
             3. Kognitif :
a.       Pengetahuan umum dan sains
b.      Konsep bentuk warna, ukuran dan pola
c.       Konsep bilangan, lambang bilangan,dan huruf
       4. Bahasa
    1. Menerima bahasa
    2. Mengungkapkan bahasa
    3. Keaksaraan     
             5. Sosial Emosional

6. Mulok :
1. Bahasa Jawa
2. Pengenalan makanan khas daerah Banyumas (mendoan,  getuk goreng, nopia/mino dan lain-lain ).
7.Pengembangan diri :
1. (Ekstrakurikuler: Menari, musik show, angklung, bina vokalia, rebana/ Nasid, melukis, da’watul athfal/litle orator, Tilawah
2.  Play with computer (paint)
3. I love my book
4. Cooking
5. I love my body ( Jum’at bersih, gosok gigi, potong kuku)
6. Tartili
7. Budaya Sekolah
8. Gues  Star
9. Market Day
10. Out Door Study, (Fun House, Wisata Ilmu, School Meeting, Assembly).
                 


Berdasarkan ketentuan tersebut di atas, struktur Kurikulum TK Al   Irsyad.  adalah sebagai berikut:

NO
Komponen
Alokasi Waktu

Kelas

A
B
1
Nilai-nilai agama dan moral
6
6
2
Fisik
6
6
3
Kognitif
6
6
4
Bahasa
6
6
5
Sosial emosional
6
6

Jumlah
30
30
1.
Mulok.



    a. Bahasa Jawa                
1 x
1 x

    b.Pengenalan makanan  khas daerah
 melalui cooking (getuk, mendoan,mino/nopia  dan lain-lain)
1 x
1 x
2.
Pengembangan Diri



 a. (Ekstrakurikuler)
1 x
1 x

    b. Play with computer (paint)

1 x

    c. I love my book

1 x
                                                      
   d.  Tartili

         1 x

   e. Budaya Sekolah/ pendidikan akhlak/karakter      

         1 x

   f. Gues  Star
1 x
         1 x

   g. Market Day
1 x
         1 x

   h. Out Door Study
1 x
1 x

Keterangan:
Jumlah alokasi waktu 30 jam pembelajaran dalam satu minggu
Dalam satu hari 5 jam pembelajaran terdiri dari :
0  Pembukaan                  30 menit ( 1 jam pembelajaran  )
0  Inti kegiatan                60 menit ( 2 jam pembelajaran  )
0  Istirahat                        30 menit ( 1 jam pembelajaran  )
0  Penutup                        30 menit ( 1 jam pembelajaran  )
 Catatan: Untuk kegiatan pengembangan diri menggunakan waktu kegiatan pembelajaran.



B. Muatan Kurikulum Taman Kanak-kanak
            Muatan Kurikulum Taman Kanak-kanak meliputi sejumlah bidang pengembangan yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan. Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.
      Permendiknas No.58 Tahun 2009 yang mengatur tentang Standar PAUD di dalamnya memuat Standar Pencapaian perkembangan berisi kaidah pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini sejak lahir sampai dengan usia  enam tahun.
Tingkat perkembangan yang dicapai merupakan aktualisasi potensi semua aspek perkembangan yang diharapkan  dapat dicapai anak pada setiap tahap perkembangannya, bukan merupakan suatu tingkat pencapaian kecakapan akademik.
      Oleh karenanya di dalam kurikulum TK ini mengacu pada  Permendiknas No.58 Tahun 2009 , sehingga muatan kurikulumnya adalah sebagai berikut :

1. Bidang Pengembangan

a.       Bidang Pengembangan Pembiasaan
Bidang pengembangan pembiasaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak sehingga menjadi kebiasaan yang baik.
a.1. Aspek perkembangan moral dan nilai-nilai agama , bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan terhadap   Tuhan Yang Maha Esa dan membina sikap anak dalam rangka meletakkan dasar agar anak menjadi warga negara yang baik.
a.2. Aspek  Perkembangan sosial dan  kemandirian , dimaksudkan untuk membina anak agar dapat mengendalikan emosinya secara wajar dan dapat  berinteraksi  dengan sesamanya maupun dengan orang dewasa dengan baik serta ddapat menolong dirinya sendiri dalam rangka kecakapan hidup

b.   Bidang Pengembangan Kemampuan dasar.
         Bidang Pengembangan Kemampuan dasar merupakan kegiatan yang dipersiapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas sesuai dengan tahap perkembangan anak. Bidang ini meliputi:
b.1. Berbahasa, bidang ini bertujuan agar anak mampu mengungkapkan pikiran melalui bahasa yang   sederhana secara tepat, mampu berkomunikasi secara efektif dan membangkitkan minat untuk dapat berbahasa Indonesia.
b.2.Kognitif, Pengembangan ini bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir anak untuk dapat mengolah perolehan belajarnya, dapat menemukan bermacasm-maqcam alternatif pemecahan masalah, membantu anak untuk mengembangkan kemampuan logika matematiknya dan pengetahuan akan ruang dan waktu, serta mempunyai kemampuan untuk memilah-milah , mengelompokkan sertta mempersiapkan pengembangan kemampuan  berfikir teliti.
b.3.Fisik/Motorik,
      Pengembangan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih gerakan motorik kasar dan motorik halus, meningkatkan kemampuan mengelola , mengontrol gerakan tubuh dan koordinasi, serta meningkatkan ketrampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang kuat, sehat dan trampil.   
  2. Muatan Lokal
            a. Bahasa Jawa
               Tujuan:
                1.Mengenalkan bahasa jawa, arab dan bahasa inggris sebagai pengembangan bahasa
               2.Memupuk rasa ingin tahu dengan bahsa daerah sendiri, dan bahasa asing .
             b.Pengenalan makanan khas daerah Banyumas (Getuk, mendoan, nopia/mino  dan lain-lain)
               Tujuan:
                 1.Mengenalkan makanan khas daerah Banyumas.
                 2.Merasakan dan mengetahui cara pembuatannya.
                 3.Memupuk rasa bangga terhadap produk daerah.


You Might Also Like

7 komentar:

  1. Dokumen II mana ya ?? di tampilkan dong , biar kami bisa belajar dari TK Al Irsyad...

    BalasHapus
  2. ko gak bisa di unduh? apa berbayar?

    BalasHapus
  3. ko gak bisa di unduh? apa berbayar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk tahun 2015 ini ktsp yng kita buat sesuai dengan kurikulum 2013 paud. namun belum saya publikasikan. sabar ya...

      Hapus