CENDRAWASIH YANG SOMBONG OLEH KHUSNUL KHOTIMAH GURU TK AL IRSYAD PWT

07.32 TK Al Irsyad Purwokerto 0 Comments

DONGENG UNTUK SISWA TK
CENDRAWASIH YANG SOMBONG
OLEH KHUSNUL KHOTIMAH GURU TK AL IRSYAD PWT
Disebuah hutan hiduplah seekor burung Cendrawasih. Bulunya yang indah membuat kagum seluruh penghuni hutan.  Namun cendrawasih mempunyai kebiasaan buruk.  Ia selalu menyombongkan kelebihan yang dimilikinya.
Pagi hari yang sangat cerah, Cendrawasih sedang berjemur.  Burung Tekukur datang mendekatinya.  “Assalamualaikum Cendrawasih, kamu sedang apa?”
“Aku sedang berjemur.  Kamu tahu kan kalau aku tidak berjemur bulu-buluku yang indah ini bisa rusak dan kusam.  Aku tidak mau mempunyai bulu sepertimu.  Jelek…kusam…hi…..”
Burung Tekukur sakit hati dan pergi meninggalkan Cendrawasih.  Kemudian datanglah si Monyet.  “Subhanallah…cantik sekali.  Kamu memang burung yang indah.”kata si Monyet.
“Ya…aku memang burung yang paling cantik.  Aku perhatikan, semakin hari wajahmu semakin terlihat tua saja.” Kata Cendrawasih.  Mendengar ejekan Cendrawasih monyetpun sakit hati dan pergi meninggalkan Cendrawasih.
“Ha…ha…ha… aku memang yang paling cantik dihutan ini. Buluku….buluku… sangat indah.” Begitulah cendrawasih, ia sangat sombong dan suka mengejek.  Akibatnya Cendrawasih dijauhi teman-temannya.
Suatu hari , saat Cendrawasih sedang berjalan-jalan terlihat langit sangat gelap, angin berhembus sangat kencang tanda hari akan turun hujan.  Cendrawasih terburu-buru akan pulang, tiba-tiba……KRAP!
“ Ha….tolo……ng, tolong aku” kata Cendrawasih.  Cendrawasih terjerat jaring pemburu. Ia kesakitan karena beberapa bulunya rusak dan patah.  “Tolo…ng, tolo…ng…..!” Cendrawasih meminta tolong sambil menangis.
Tidak jauh dari tempat itu, Burung Tekukur dan monyet sedang berkumpul. “Hei…aku seperti mendengar suara minta tolong!” Kata si Monyet.  “Ayo….kita dekati.” Kata burung Tekukur
Burung Tekukur dan Monyet terkejut melihat Cendrawasih yang sedang kesakitan terjerat jaring.  “He…he…he….tolong aku teman-teman.” Kata Cendrawasih sambil menangis.   Tanpa menunggu waktu merekapun menolong cendrawasih.
“Maafkan aku ya…selama ini aku sombong dan selalu mengejek kalian.”kata Cendrawasih.  “Sama-sama, kami semua sudah memaafkanmu.” Kata si Monyet
Sejak kejadian itu Cendrawasihpun tidak sombong dan tidak suka mengejek teman-temannya. Dia selalu sayang dengan teman-temannya.






Judul cerita                                      :  Cendrawasih Yang Sombong
Disusun oleh                                    :  Khusnul Khotimah
Karakter yang dikembangkan            :  Bersahabat dan cinta damai



You Might Also Like

0 komentar: