Parenting Literasi "Membangun Komunikasi dengan Buah HAti Melalui Literasi"




Purwokerto Sabtu, 20/10 sekolah KB & TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto bekerjasama sama dengan Komite Sekolah mengadakan Rangkaian Kegiatan Literasi bertajuk "Kegiatan Literasi Keluarga" mulai dari Parenting Literasi, Pustaka becak Pintar & Wisata Ilmu. 
hari ini kegiatan Parenting literasi berupa kegiatan Seminar "Membangun Komunikasi dengan Buah HAti Melalui Literasi" hadir sebagai pembicara yaitu Ibu Henie Kurniawati, S.Psi., M.A.Psikolog. merupakan salah satu Psikolog kenamaan di Kota Satria memiliki jam praktek dirumah sakit juga seorang Dosen di salah satu Universitas negri di Kota Purwokerto. Orangtua terlihat antusias mengikuti seminar yang mengupas bagaimana membangun budaya literasi dengan pendekatan komunikasi yang positif kepada anak-anak dirumah. plus berbagai tips-tips jitu mengatasi beragam perilaku anak-anak kita dengan kepala dingin dan senyuman.
#sekolahliterasi #juaraliterasi #sekolahjuara
#literasikeluarga #literasiberkemajuan

Komite Sekolah Berikan Santunan Anak Yatim





Purwokerto, 12/10 Komite Sekolah KB & TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto selenggarakan kegiatan Jumat Berkah dengan Berbagi Santunan Anak Yatim ke tiga lokasi di kota Purwokerto. Dana santunan berasal dari infak pengajian Umum yang dilenggarakan pada akhir bulan september kemarin.
komite membaginya menjadi 3 lokasi santunan; pertama ke murid TK Al Irsyad yang berlokasi di Desa kaliBogor,  Kedua ke Panti Asuhan Muhammadiyah Sokaraja, Ketiga ke Panti Asuhan Sahabat Ummat Kalibagor.

Pendampingan Psikologi & Parenting




Purwokerto 13/10 berjalan selama dua pekan ini dan akan terus berlangsung setiap sabtu, KB & TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto mengadakan kegiatan konsultasi anak bersama psikologi. Kegiatan ini dijadwalkan setiap sabtu dan setiap kelas mendapatkan gilirangya masing-masing. Kegiatan ini merupakan bentuk layanan khusus berupa konsultasi bersama psikolog untuk mengatasi permasalahan permasalah anak yang dihadapi orantua untuk ikut berperan aktif mendidik, membimbing & mengarahkan anak dirumah berupa progam holistik integratif yang dikebangkan oleh sekolah yang diarahkan pada pola asuh yang benar dirumah. Tak jarang orangtua mengalami kesulitan dan tidak mengetahui solusi yang tepat dalam menghadapi anak-anak inklusi.
Permasalahan anak yang sering muncul dan sering ditemui itu seperti; deteksi tumbuh kembang anak, gizi anak, perilaku anak yang sulit atau belum berbicara, yang cedal perilaku anak yang tiba-tiba memukul, tantrum, mudah marah, anak-anak yang hiperaktif dan sebagainnya.
Bersama psikolog kenamaan di kota Purwokerto yaitu Henie Kurniawati S.psi.M.A. ditemani oleh Ustadzah Nias yang merupakan tim konselor dari LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto . para orangtua mulai bertukar pikiran, membagi cerita soal pengasuhan anak-abak dirumah, kendala yang dihadapi, kebiasaan dirumah, makanan, pertemanan dan sebagainyya.  bagi para orangtua, tentunya menambah banyak pengetahuan, masukan atau tips jitu menghadi kejutan-kejutan action dari anak-anak mereka.
Saya sangat senang sekolah memfasilitasi kami para orangtua untuk bertemu dengan psikolog berkaitan dengan konseling anak-anak kami dirumah. Dengan ini justru kami menyadari bahwa orangtualah yang memiliki peranan yang tidak kalah besar dengan sekolah untuk mendidik anak-anak dirumah. Terkadang kami lepas tangan karna merasa sudah menyekolahkan anak-anak kita disekolah yang terbaik, kadang kami juga kebingungan dalam menghadapi anak-anak kami dengan beragam perilaku mereka yang menurut kami itu kurang sesuai atau tidak benar tetapi kami tidak tau cara mengatasinya. Alhamdulillah dari kegiatan konsultasi bersama psikologi tadi membuat kami lebih lega dan kami bisa membentuk pola asuh yang positif agar anak-anak kami bisa tumbuh kembang dengan baik, sholeh, sehat, cerdas dan bermanfaat. insyaAllah. Ungkap salah satu orangtua saat dimintai pendapatnya tentang kegiatan konsultasi bersama psikologi ini.

Outbond Kids TK B Al Irsyad Purwokerto







Purwokerto, Sabtu 13/10 sejumlah 138 siswa TK B Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto mengikuti kegiatan Outbond Kids yang berlokasi di SD 01 Al Irsyad. setidakknya terdapat 5 pos outbond yang harus dilewati oleh para siswa. yaitu  pos mewarnai,  pos game kerjasama,  pos menghias donat,  dan pos menghias figura.
outbond kids ini bertujuan untuk mengasah kemampuan para siswa seperti kemandirian, kerjasama, kemampuan koordinasi, kemampuan self service, kemampuan seni dan keseimbangan. juga sebagai ajang silaturahim antar sekolah unit LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.
para siswa terlihat antusias dalam mengikuti tiap sesion acara pada outbond kids ini. para siswa mengikuti, melewati dan menyelesaikan dengan baik pos-pos yang harus dilewati.

KB & TK Al Irsyad Rutinkan Kunjungan Ke Perpustakaan





Untuk lebih meningkatkan lagi gerakan literasi sekolah, KB & TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto secara rutin mengadakan kegiatan I love reading di taman bacaan balita al irsyad al islamiyyah purwokerto. perpustaan taman bacaan balita telah berbenah untuk meyambut kedatangan siwa yang dimulai pada pekan ini salah satunya dengan penambahan buku – buku cerita yang baru, dan judul-judul buku yang direkomendasikan untuk anak-anak PAUD.
I love reading sebenarnya sudah berjalan sejak awal tahun ajaran baru, dengan kegiatan literasi dikelas masing-masing dengan memanfaatkan pojok buku. Sengaja tidak hanya dikelas tetapi juga mengoptimalkan kegiatan literasi sekolah di perpustakaan sekolah.
Prosentasi kunjungan para siswa ke perpustakan terbilang cukup tinggi khususnya disela-sela waktu istirahat atau sebelum bel masuk kelas. Tentunya berbeda suasana saat ada anak-anak sekelas berkunjung ke perpustakaan bersama akan menambah keseruan dalam aktifitas membaca buku.
Dalam kunjungan tersebut juga didakan sosialisasi petugas perpus kepada anak-anak bagaimana cara meminjam buku diperpustakaan, bagaimana membaca buku yang baik, bagaimana cara merawat buku dengan baik agar tidak rusak, bagaimana mengembalikan buku pada rak buku yang tersedia juga pengenalan bagian-bagian buku perpustakaan. Juga pengenalan koleksi buku-buku perpustakaan yang jumlahnya tiap tahun mengalami pertambahan koleksi.
Antusias para siswa terlihat saat mereka memilih membaca buku dikolam ikan yang beralih fungsi menjadi tempat bermain anak-anak yang lebih seringnya dijadikan tempat lesehan untuk membaca anak-anak yang lokasinya memang bersebelahan dengan perpustakaan Tabata, taman bacaan balita.

Progress Report sebagai ajang Konsultasi Orangtua




Sabtu, 6/10 Progrest report sedang berlangsung di ruang aula KB, TK A & TK B sejak jumat sampai sabtu ini, sekolah terlihat ramai didatangi oleh para orangtua siswa. progrest report merupakan evaluasi tri wulan pertama, tak terasa para siswa sudah menjalani pembelajaran selama tiga bulan dan saatnya untuk mengadakan evaluasi kegiatan pembelajaran selama tiga bulan terkahir tersebut. tujuan dari progres report selain untuk melakukan evaluasi juga  sebagai bahan untuk merumuskan kembali strategi untuk kembali meraih keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran dengan baik juga sebagai sarana konsultasi.
Sekolah membuka sesi Konsultasi secara klasikal sesuai kelasnya. Biasanya isi Konsultasi oleh orang tua dengan guru terkait perkembangan belajar anak-anak mereka disekolah, bagaimana perkembangan sosial dan akademik mereka selama belajar.  Juga sebagai sarana komunikasi yang tepat bagi guru untuk menggali informasi lebih kepada orangtua yang belum diketahui sebelumnya terkait kebiasaan-kebiasaan anak-anak dirumah, bagaimana anak tersebut dibesarkan, tinggal di lingkungan yang bagaimana, pola asuh yang diterapkan oleh para orangtua kepada anak-anak yang bagaimana dan sebaginnya.Tentunya informasi ini sangat penting diketahui oleh para guru, agar mereka bisa mengerti kondisi anak didik mereka lebih banyak dan memperlakukan mereka sesuai dengan kebutuhan masing-masing, karna setiap anak adalah special.
Melalui konsultasi dalam progres report ini terjalin komunikasi yang erat untuk menyamakan persepsi antara pihak sekolah dengan pihak orangtua untuk bersama-sama mensukseskan keberhasilan belajar siswa disekolah. Orang tau juga diajak peran aktif mereka dalam hal ini, karna ini bukan hanya menjadi tugas sekolah saja tapi juga menjadi tugas utama orangtua. 

Mengenal Kunyit & Manfaatnya





pekan ini 8/10 Kegiatan di sentra masak dengan tema tanaman kunyit dilakukan oleh siswa kelompok B TK Al Irsyad Al Islamiyyah purwokerto. Pada sentra ini anak memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan mengetahui lebih jauh mengenai kunyit dengan memperlihatkan langsung tanaman kunyit,  anak sangat antusias untuk melihat,  memegang,  dan membau. Setelah puas mengeksplorasi tanaman kunyit, siswa membuat air perasan kunyit dengan menumbuk kunyit terlebih dahulu sampai halus kemudian mencampurkan kunyit dengan air untuk selanjutnya diperas. Tidak lupa,  anak belajar meramu jamu kunyit untuk kemudian diminum bersama-sama.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan anak mengetahui salah satu tanaman kunyit karunia Allah yang memiliki banyak manfaat, selain sebagai bumbu dapur,  tanaman kunyit dapat dijadikan sebagai obat.

Belajar Makanan Sehat Melalui Tema Sayur & Buah


Pekan ini TK Al Irsyad memasuki pekan pertama pembelajaran bertema sayur 7 buah.
Secara khusus para siswa mempelajari beraneka macam sayuran mulai dari bentuk, warna, rasa dan juga manfaatnya untuk manusia. para siswa juga terlihat sibuk dalam aktivitas seni dengan tema sayur dan buah seperti; membuat crafting menjadi bentuk buah sayur, bernyanyi gerak lagu buah & sayur mengambar  mewarnai buah & sayur. pada sentra sains para siswa terlihat sebuk dengan percobaan wortel, membuat puding wortel dan sebagainya
Para siswa juga diajak untuk gemar memakan sayuran & buah-buahan yang memiliki nutrisi yang baik untuk pertumbuhan anak-anak.
“siapa yang mau jadi hafidz quran?, siapa yang mau jadi pilot?, siapa yang mau jadi tentara? Siapa yang mau jadi dokter?” tanya salah satu guru kepada para siswanya
Melalui pertanyaan itu, guru memotivasi para siswa untuk menyukai makanan sehat yang menunjang kecerdasan otak anak tentunya membantu para siwa untuk mewujudkan cita-cita mereka.
Tidak hanya memberi motivasi kepada para siswa, sekolah juga menyediakan makanan catring yang sehat lengkap denn sayur dan buah perporsinya.
Melalui pembiasaan ini, para siswa yang sebelumnya memakan, makanan junkfood mulai meyukai makanan sehat, bergizi. Tidak melulu nuged, mio goreng,  sosis
Hal ini juga mempengaruhi penyajian menu oleh orangtua siswa, sekarang anak saya mintanya dimasakin sayuran” saya jadi belajar masak sesuai kesukaan anak-anak ungkap mama sahla saat dimintai pendapatnya.



KB & TK Al Irsyad Rutinkan Kunjungan Ke Perpustakaan



Untuk lebih meningkatkan lagi gerakan literasi sekolah, KB & TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto secara rutin mengadakan kegiatan I love reading di taman bacaan balita al irsyad al islamiyyah purwokerto. perpustaan taman bacaan balita telah berbenah untuk meyambut kedatangan siwa yang dimulai pada pekan ini salah satunya dengan penambahan buku – buku cerita yang baru dan sortir buku yang mulai rusak.
I love reading sebenarnya sudah berjalan sejak awal tahun ajaran baru, dengan kegiatan literasi dikelas masing-masing dengan memanfaatkan pojok buku. Sengaja tidak hanya dikelas tetapi juga mengoptimalkan kegiatan literasi sekolah di perpustakaan sekolah.
Prosentasi kunjungan para siswa ke perpustakan terbilang cukup tinggi khususnya disela-sela wwaktu istirahat atau sebelum bel masuk kelas. Tentunya berbeda suasana saat ada anak-anak sekelas berkunjung ke perpustakaan bersama akan menambah keseruan dalam aktifitas membaca buku.

Tipe Anak Kita Dalam Al Quran; perdana kajian komite KB & TK AL IRSYAD




MENGENALI tipe anak merupakan cara penting untuk memahami kebutuhan-kebutuhan anak-anak bagi pertumbuhannya. Demikian yang sedang dipelajari oleh para orang tua KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto. Sebagaimana tampak dalam pengajian komite bertajuk “Tipe Anak Kita dalam Alquran” di Masjid Jenderal Soedirman Purwokerto. Sabtu (22/9) yang lalu.
“Penting bagi setiap orang tua untuk meningkatkan wawasan dan ilmu tentang menangani anak-anak. Karena Ibu adalah pendidik pertama dan utama dalam keluarga,” terang usatazah Nur Sabiha, S.Pd. kepala sekolah.
Dalam kajian ini, para orang tua diajak merenungi tipe-tipe anak dalam Alquran. Diantaranya: Anak yang menjadi perhiasan untuk orang tua, anak yang menjadi penyejuk hati orang tua, anak yang menjadi ujian orang tua, dan anak yang menjadi musuh orang tua.
“Anak-anak apa pun tipenya merupakan anugerah dari Allah Swt. yang harus disyukuri. Sehingga merupakan tugas orang tua untuk dapat menjadikan anak-anaknya menjadi sosok yang saleh dan membanggakan orang tuanya,” lanjut ustazah Nur Sabiha.
Tak hanya wali murid, pengajian komite ini dihadiri pula ibu-ibu dari masyarakat umum. Di sela acara ada pula penggalangan infak yang akan disalurkan kepada para anak yatim dari kalangan dhuafa. “Alhamdulillah berhasil terkumpul dana sebanyak 3.800.000 ribu rupiah,” terang Ibu Enny Dwi Cahyani selaku Ketua Komite Sekolah.
Menurutnya, pengajian ini merupakan bagian dari program kerja komite yaitu membantu para orang tua untuk belajar menjadi orang tua yang baik. “Moto kami adalah Be Learner Parents, yakni menjadi orang tua yang senantiasa belajar dan memperbaiki diri. Selain pengajian, insyaAllah akan digelar pula seminar parenting, crafting, painting, dan masih banyak lagi agenda kami ke depan,” tambah Ibu Enny.[]


Kecil-Kecil Jago Tahfidz





Sabtu, 15/9 siswa KB & TK Al Irsyad kembali berprestasi kali ini Lomba yang diadakan dalam rangka OPEN HOUSE Genus ini berhasil meraih juara I dan II dalam kategori lomba Tahfidz Quran usia 4 -5 tahun. Yaitu Azqueena Shakila juara 1 Tahfidz dan Zhya Almaira meraih juara 2.
Selain Tahfidz, anak-anak juga berhasil meraih juara lainnya yaitu;
Lomba meronce juara III paris adam
Lomba menyusun bentuk geometri usia 3-4 tahun juara III anindita
Lomba aksi kreasi usia 5-7 tahun Juara harapan III
Alhamdulillah meskipun belum juara satu semua, tetapi keberanian siswa – siswa kami sangat membanggakan. Kedepanya dengan latihan lebih banyak lagi. Kita harus mengapresiasi prestasi anak-anak kita dengan kebanggan. Ungkap PJ Ekskur sekolah Yulinda.