KB Al Irsyad Raih Juara Umum GEBYAR PAUD 3 Tahun Berturut








Tahun ini KB Al irsyad kembali mempertahankan prestasi meraih Juara Umum 3 tahun berturut – turut dalam Gebyar PAUD tingkat kecamatan Purwokerto timur. Tentunya ini prestasi yang sangat membanggakan bagi semua baik sekolah, anak-anak dan juga untuk para orang tua/ wali murid pasti nya.
Pada Kamis,  gelaran Gernas PAUD yang berlokasi di PAUD Gracias Purwokerto, KB Al Irsyad Meraih juara pertama pada beberapa cabang perlombaan yang diikuti yaitu Juara 1 lomba memasukkan bola kekeranjang diraih oleh Al dan, juara 1 lomba menyusun balok diraih oleh salman, juara 1 lomba kreasi tari anak diraih oleh Azia, Aiko dan Dzafira dan juara 3 lomba mengecap dengan lima jari, prestasi ini yang tentunya sukses mengantarkan KB menjadi Juara Umum.
Anak-anak usia dini mereka semua sangat special, kami di PAUD Al Irsyad melakukan stimulus yang tepat sesuai dengan tingkat perkembangan usia mereka dari stimulus yang diberikan inilah kami bisa mengetahui lebih, menggali lebih potensi-potensi yang dimiliki anak – anak kami untuk berprestasi baik dalam segi kognitif, seni, psikomotor, sosem dan sebagainya untuk mengantarkan mereka menjadi anak-anak yang sholeh, sehat, cerdas, bermanfaat dan berprestasi tentunya ungkap Nur Sabiha Kepala KB 7 TK Al irsyad Purwokerto.
Kami juga memiliki para pendidik yang mengerti bagaimana mengoptimalkan potensi anak-anak sejak dini tentunya dengan pendekatan yang fun learning terhadap anak-anak. Imbuhnya.

Super Parenting Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak & Pembuatan 270 Pojok Buku








Gerakan literasi anak. sekolah KB dan TK Al Irsyad semakin kreatif untuk menumbuhkan semangat literasi sejak dini. pekan-pekan ini sekolah disibukkan dengan serangkaian kegiatan literasi yang fun learning. Tidak hanya anak dan guru. Sekolah juga mengajak peran aktif orang tua menjadi bagian penting dari gerakan literasi anak.
Pada sabtu, 7/4 kemarin sekolah mengadakan per parenting kelas. Acara yang mengambil tema “kiat menumbuhkan minat membaca pada anak” berhasil menyedot banyak orang tua yang datang untuk menkuti kegiatan tersebut. Padaparenting itu juga berlangsung pembagia buku-buku tips menumbuhkan minat baca pada anak kepada orangtua yang selain materi yang disampaian pada acara parenting juga orangtua bisa membaca kembali tips bagaimana menumbuhkan minat baca kepada anak.
Semakin seru kegitan parenting ini juga membuat 270 pojok buku. Bersama wali kelas masing-asing iap orang tua membawa gardus bekas yang akan disulap menjad pojok buku untk dirumah sejalan dengan tema parentig ini sekolah mengajak aktif peran serta orang tua untuk kesuksesan program litersai sekolah bertepatan dengan gerakan nasional rang tua membacakan buku yang akan dilaksanan serentak. Orag tua diminnta sejak awal menyiapkan amunisi peran akf mereka salah satunya dengan menyiapkan pojok buku yang dibuat bersama-sama disekolah yang selanjutnya akan dibawa kemali kerumah.
270 kreasi yang dibuat para orangtua terlihat sangat kreatif, artisti dan menarik, terlebih orang tua kompak membuat bersama putra – putri mereka sendiri. Orangtua menyatukan ide-ide kecil yang hasilnya menjadi pojok buku yang cantik.
Ini adalah kolaborasi yang keren. Belum perna saya lihat antusias orangtua dalam mendukung program sekolah yang juga untuk kesuksesan bersama program literasi anak. Kami pihak sekolah sangat berterimaksih kepada pra orangtua yang telah mendukung dan menjadi partnership program sekolah sehingga program holistik integratif antara sekolah dengan orangtua KB dan TK AL Irsyad selalu berjalan dengan sukses dan berhasil. Ungkap nursabiha kepala sekolah KB dan TK Al Irsyad Purwokerto.


Sambut Hari Buku Anak Sedunia KB & TK Al Irsyad Datangkan Mobil Pintar







Dalam rangka menyambut Hari Buku Anak Sedunia yang jatuh pada 2 April 2018. KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwpkerto mengadakan kegiatan yang tidak kalah asyik yaitu menghadirkan mobil pintar kesekolah. Mobil pintar merupakan mobil yang didesain menjadi perpustakaan milik perpusda Purwokerto. Mobil pintar berfungsi sebagai kampanye peningkatan membaca kepada masyarakat umum dan anak-anak sekolah. Biasanya mobil pintar berkeliling kesekolah-sekolah dan kerumah-rumah atau kewilayah-wilayah tujuan.

Para siswa terlihat bersemangat mengerumini mobil pintar, melihat-lihat buku,  memilah-milah beberapa buku dan mengambilnya untuk dibaca. Kehadiran mobil pintar disekolah memberi warna laian untuk penguatan literasi anak khususnya menyambut hari Buku Anak Sedunia.

Kegiatan membaca buku di mobil pintar ternyata memiliki banyak manfaat yang bisa dilihat dengan cepat seperti keasyikan para siswa dengan buku, berdiskusi tentang buku yang dibaca sendiri dengan buku punya teman, berebut mencari tempat yang asyik dan oke buat membaca.
Saat dimintai pendapatnya tentang seberapa besar kecintaan siswa dengan buku-buku para siswa menjawab “Gilby suka minta dibeliin buku sama ibu, kemarin mintanya lego terus sekarang aku mintanya buku” kata Gilby siswa TK B Al Irsyad. Lain halnya dengan Kenzo yang mengaku dirumah Bunda menyediakan perpustakaan kecil dan bersama kakaknya suka menghabiskan waktu bermain dan belajar diperpustaakn mini dirumah mereka. Juga pendapat Zahra yang tiap hari selalu baca buku.
Kami akan selalu menghadirkan nuansa gerakan literasi yang ramah anak dengan melakukan kegiatan-kegiatan literasi anak yang menarik minat anak terhadap buku baik dirumah dan disekolah bahkan dimana saja buku menjadi center point untuk anak-anak. Ungkap Kepala Sekolah Nur Sabiha, S.Pd.

Membacakan Buku Bersama Bunda






Gerakan literasi anak. sekolah KB dan TK Al Irsyad semakin kreatif untuk menumbuhkan semangat literasi sejak dini. pekan-pekan ini sekolah disibukkan dengan serangkaian kegiatan literasi yang fun learning. Tidak hanya anak dan guru. Sekolah juga mengajak peran aktif orang tua menjadi bagian penting dari gerakan literasi anak.
Turut aktif mengapresiasi gerakan nasional orangtua membacakan buku dari kementrian pendidikan dan kebudayaan RI. KB dan TK Al Irsyad Purwokerto mengadakan kegiatan “Kelas Membacakan Cerita Bersama Bunda” setiap kelas mengundang perwakilan orangtua untuk membacakan buku didepan kelas. Tugas ini rupanya menjadi kebangaan tersendiri bagi para orangtua dan bisa menjadi bagian dari peningkatan program literasi anak. Para bunda terlihat sibuk membawa media yang menunjang agar cerita yang mereka sampaikan menarik minat anak.
Ada 10 kelas membacakan cerita bersama bunda. Kelas Kelompok Bermain A Bunda Ata, KB B Bunda Zhia, Kelas A1 Bunda Salman, A2 Bunda Danis, A3 Bunda Kenzie, A4 Bunda Faris, B1 Bunda Ekal, B2 Bunda Quddus, B3 Bunda Zakif, B4 Bunda Fatih, B5 Bunda Manggar. Para bunda terlihat ekspresif dan komunikatif sewaktu membacakan buku dikelas. Buku cerita yang dibacakan bunda seputar adab-adab baik atau pembiasaan positif, cerita tentang ensiklopedia tubuh manusia, ensiklopedia binatang, kesehatan gigi anak-anak kisah teladan dan sebagainya.
 Sengaja kita libatkan peran aktif orangtua demi kesuksesan program litasi sekolah dan alhamdulillah komite sekolah, ayah bunda para wali murid semua mensuport kegiatan sekolah dengan baik dan inilah yg kami sebut dengan sinergi pembelajaran untuk kesuksesan bersama. Ungkap Nur Sabiha, S.Pd. Kepala Sekolah KB dan TK Al Irsyad
Antusias anak-anak juga sangat terlihat saat mengetahui ada wajah-wajah baru yang membawa mereka kedunia pengalaman belajar baru, yang seru dan menyenangkan terlebih bersama bunda dari teman sekelas mereka sendiri. “Hihi.. Bunda Zhia jadi guru. Kita gurunya banyak sekali ya. Kata Azia dengan excited”



Serunya Peringatan Hari Dongeng Sedunia di KB dan TK AL Irsyad Purwokerto






Dalam rangka memperingati hari dongeng sedunia pada 21/3 KB dan TK AL Irsyad Al Islamiyah Purwokerto mengadakan kegiatan mendongeng bersama kek Tedi. Sebagai kegiatan pembuka, hadir Alma dan Kansa salah satu siswa TK Al Irsyad yang berbakat dan mendapatkan juara I dalam acara lomba dongeng tingkat kabupaten banyumas. Tampilan Alma dan Khansa ini memotivasi siwa untuk belajar mendongeng meskipun mereka masih kecil.
Anak-anak terlihat sangat ceria dan bahagia, mereka terlihat sangat antusias dan menyimak dengan bersungguh-sungguh tiap kata, intonasi suara dan gerakan tubuh kak tedi. Dan tidak ketinggalan anak-anak berseringai suara tawa ekspresi kebahagiaan saat mereka mengikuti alur cerita dongeng yang berkisah tentang Anak Sholah berani Tidur sendiri. Tidur sendiri bagi anak-anak menjadi hal yang menakutkan karna takut gelap, rumor hantu dan lainnya.
Nama lengkap Tedi Kartino merupan salah satu tokoh pendongeng Nasional. Sejak lama beliau berkonsentrasi pada dunia pendidikan anak melalui dongeng. Beliau juga mendirikan kampung dongeng.

Melalui dongeng anak-anak belajar banyak hal mulai dari bahasa ekpresi, memahami nilai melalui kata-kata yang didengar, beragam intonasi suara, gerak tubuh dan keteladanan yang banyak yang bisa anaka-an ambil melalui mendongeng. Juga ketertiban dan keteraturandemikian ungkap Nur Sabiha Kepala Sekolah KB dan TK Al Irsyad AL Islamiyyah Purwokerto.  Sekolah juga akan menggalakkan gerakan sekolah mendongeng salah satunya melali gerakan orang tua mendongeng dan gerakan guru mendongeng. Setelah pada tahun sebelumnya sekolah mengadakan safari dongeng yang merupakan kegiatan berbagi semagat dongeng ke sekolah-sekolah PAUD di Kabupaten banyuas yang sudah terlaksana selama dua tahun berturut-turut.
Dengan semangat program gerakan literasi sekolah dan gerakan orang tua membacaka buku. Sekolah juga membekali para gurur-gurya utuk menambah lifeskill khususnya kemampuan mendongeng para guru KB dan TK AL Irsyad peru ditingkatkan kembali. Sehingga sekolah juga akan mengadakan workshop mendongeng bersama kak tedi yang akan dilaksanakan pada Senin, 26/3 mendatang. Untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap donegng dan juga menumbuhkan bakat-bakat generasi baru para pendongeng cilik sedini mungkin.

Kepala Sekolah beranggapan sudah saatnya orangtua kembali melakukan kegiatan mendongeng. Selain mempererat hubungan orangtua dan anak, mendongeng juga dapat menambah cakrawala, merangsang imajinasi, menambah pengetahuan, dan memperkaya perbendaharaan kosakata.

_umisalama


Komite Sekolah Sukses Selenggarakan Seminar Nasional “Pendidikan Karakter Moral Anak Untuk Membangun Peradaban Bangsa”







Sabtu, 17/03 hari libur Nasiona tiak menyurutkan Komite Sekolah KB & TK Al Irsyad Al Islaiyyah Purwokerto mengadakan seminar Nasional bertajuk “Pendidikan Karakter Moral Anak Untuk Membangun Peradaban Bangsa”. Acara berlangsung di Aula Yusticia Univesitas Jendral Soedirman Purwokerto. Gedung Yustisia dipenuhi hampir 500 peserta seminar dari berbagai element khususnya guru dan wali murid KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.
Secara khusus ketua komite Enny Dwi Cahyani, menyampaikan bahwa Komite Sekolah perlu sekali mengadakan seminar tersebut karna “Penanaman moral itu tidak bisa instant. Harus sejak dini dan butuh proses yang dipengaruhi lingkungan, keluarga, sekolah dan sosialnya. Kami sebagai orangtua yang terwadahi dalam Komite sekolah K& TK Al Irsyad merasa seminar ini sangat penting agar ada sinergi yang terbangun dengan baik antara orangtua, guru, dan pemerintah untuk membangun bangsa. Karena bangsa yang maju adalah bangsa yang berkarakter kuat dalam dalam kejujuran, disiplin, tanggung jawab dan karakter moral yang lainnya. Yuk! Ajarkan karakter moral sedari dini”. 
Hadir selaku pemateri utama Analisa Widyanngrum, M.psi,Psi seorang psikolog kenamaan dari kota jogja, psikolog dari Jogja Internasional Hospital yang memiliki banyak aktivitas lainnya dibidang social dan Pendidikan anak ini menyampaikan bahwa “peran pengasuhan kedua orang tua. Ayah dan Ibu sangat berpengaruh pada karakter moral anak. Bangunlah komunikasi yang sehat antara ketiga belah pihak antara  Ayah, Ibu, dan Anak. Peran ibu penting sekali sebagai Madrosatul Ula tapi tugas Seorang Ayah bukan hanya mencari nafkah bagi keluarga. Ayah juga memiliki peranan penting dalam membentuk karakter anak laki-lakinya sekaligus bisa menjadi figur laki-laki pertama yang dikenal anak perempuanya”.
Pembicara menyampaikan bahwa setidaknya ada 5 peran penting orangtua yaitu; 1. Mengarahkan anak (Directing), 2. Menerima (accepting), 3. Memelihara (Nurturing), 4. Mendewasakan (Maturing) dan 5. Memberi contoh (Modelling).
Kepala Sekolah KB & TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan seminar nasional tersebut “Kita harus menjadi orangtua yang hebat, guru-guru yang hebat untuk anak-anak hebat kita. Sehingga Pendidikan Karakter Moral Anak Untuk Membangun Peradaban Bangsa bisa kita wujudkan sejak dini dari sini, dari kita untuk bangsa” Ungkapnya saat memberi sambutan dalam kegiatan seminar Nasional tersebut.

_umisalama


Kecil-kecil Juara Mendongeng



Alhamdulillah pada sabtu, 17/2 para siswa siswi TK Al Irsyad kembali menorehkan prestasi yang memuaskan dalam berbagai perlombaan tingkat Kabupaten yang diikuti.
Berturut-turut para siswaberprestasi ini memborong dua kejuaran yaitu Khansa Adelia Putri Putri Bapak Tiono dan Ibu Susmiatun ini berhasil meraih juara I dalam lomba Mendongeng dan Almeera Noor Rochman Putri Bapak Ilham Noor Rocman dan Ibu Sri Wahyuhandayani perlombaan tingkat Bayumas yang digelar dalam rangka open house MI Darul Hikmah Purwokerto.
Hanya butuh waktu sepekan kedua siswa berprestasi ini untuk persiapan dan latihan. Lhamdulillah atas keuletan kerjakeras dan kesungguhan dalam latihan danuga astinya ditunjang oleh pelatih yang handal dalam idang mendongeng Khusnul Khatimah salahsatu guru yang memiliki prestasi dibidang yang sama.
Mendogeng menjadi salah satu eksur disekola kami dengan sungguh-sungguh kami melatis siswa kami untuk mencintai dongeng sejak dini dan berprestasi ini menjadi bagian dari gerakan literasi sekolah dan literasi anak usia dini yang sedang kami tumbuhkan disatuan pendidikan kami. Ungkap Nur Sabiha, S.Pd.AUD Kepala Sekolah TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.
Sejalan dengan itu, sang Pelatih Dongeng Khusnul Khotimah,  S.Pd.AUD menambahkan bahwa dongeng selain sebagai alat untuk meyampaiakan pesan positif atau komunikasi asertif dildalamnya juga mengandung banyak nilai kebaikan dan pesan moral, agama, akhlaq, dan budaya. Dan ini menjadi penting untuk kita tularkan kepada peserta didik kami.
Tidak ketinggalan prestasi juga diraih Almira Shopia dalam Kategori Lomba Doa Harian tingkat Kabupaten Banyumas yang dilaksanakan oleh SD Al Azhar Purwokerto.

Membaca Buku Bersama Bunda PAUD Kabupaten dan Kecamatan







Dalam rangka menggalakkan gerakan literasi sekolah, KB dan TK Al Irsyad mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka GERNAS BAKU, gerakan Nasional Orang tua membacakan Buku.
Sekolah menggundang Bunda PAUD Kabupaten pada Kamis, 8 Maret Kemarin, dengan membacakan cerita berjudul Cici Kucing karya dari Ustadzah Khusnul Khotimah. Cerita keteladanan tentang bagaimana akhlaq kita terhadap hewan ciptaan Allah. Selanjutnya pada Jumat, 9 Maret sekolah mengundang Bunda PAUD Kecamatan beliau membacakan cerita “Perpustakaan Mila” cerita ini merupakan karya dari kepala sekolah KB & TK AL Irsyad Al Islamiya Purwokerto Nur Sabiha, S.Pd. selanjutnya pada Senin, 12 sekolah Bunda HIMPAUDI Kecamatan membacakan cerita Koi oh koi karya Rofiqoul Khasanah.
Sekolah kami mencoba menciptakan buku-buku cerita sendiri dengan mengoptimalkan Guru-guru dalam menuangkan ide dan menulis cerita-cerita positif yang penuh akan kisah keteladanan dan kebaikan-kebaikan. Dari cerita-cerita itu guru-guru terbiasa membacakan satu cerita setiap paginya dikelas bersama anak-anak. Tidak hanya disekolah kami juga menularkan pembiasaan baik ini dengan mengadakan parenting kepada orangtua tentang bagaimana cara-cara agar mudah menyampaiakan cerita kepada anak-anak dirumah. Ini salah satu rangkaian kegiatan kami disekolah. Ungkap Nur Sabiha, S.Pd.
Kepala sekolah juga memberi bocoran bahwa sekolah sangat berkomitmen untuk mengembangkan budaya sekolah literasi disekolah sejak dini. Salah satu kegiatan besar yang akan dilaksanakan pada bulan depan adalah pameran buku dan Festival membacakan cerita kepada anak-anak disekolah.
Berangkat dari reading spot dikelas-kelas yang menyediang 1-10 judul buku, kini sekolah KB dan TK AL Irsyad memiliki 2 Taman Bacaan Balita dengan ratusan koleksi judul buku dan sejak bulan Juli 2017 kemarin taman bacaan balita ini dibuka secara resmi oleh kepala sekolah danjuga sebagai reading prot untuk paud-paud seputaran Gugus Purwokerto timur. Sejak dibuka, taman bacaa tiap harinya selalu raman dikunjungi anak-anak dan juga para orangtua  yang ramai bergantian meminjam buku seputar parenting, kesehatan dan ketrampilan menjadi list buku yang paling dicari para orangtua.



Kelompok Bermain Al Irsyad Pelajari Budaya Banyumas





Memasuki tema pembelajaran Budaya Banyumasan. Kelompok Bermain Al Irsyad Al Islamiyyah Purwkerto melakukan serangkaian kegiatan pembelajaran yang menyenangkan terkait Budaya Banyumas yang dipelajari. Seperti pagi ni anak-anak ramai berwarna warni memakai kostum batik. Pada sentra main peran dengan “Pengrajin Batik” para siswa terlihat asyik mulai dari bermain menjadi pengrajin batik, penjual batik, dan para pembeli batik.setelah serangkaian kegiatan selesai para siswa bersama-sama praktek menyetrika batk. Praktek menyetrika menjadi kegiatan penting karna kelenturan tangan anak-anak akan diasah yang tentunya ini mengasah sensori motorik anak. 
Sepekan sebelumnya anak-anak belajar tentang jenis-jenis makanan khas daerah banyumas. Mereka membawa makanan tersebut kesekolah, menyebutkan namanya, rasa dan bahan yang dipakai untuk membuatnya. Dan tidak ketinggalan praktek membuat makanan khas banyumas bersama teman-teman sekelas yang pastinya sangat seru. Seperti mendoan dari tempa, getuk, goreng dari ketela, nopia kamir, klepon dan cenil dari tepung beras. Para siswa  juga telah belajar tentang bagaimana cara menam tumbuhan seperti yang para petani di bayumas lakukan.
Mengenal Kebudayaan Daerah sendiri menjadikan mereka mengenal identitas diri dengan baik, anak-anak berasal dari daerah mana, makanan apa yang mereka suka, pakaian bagaimana yang mereka pakai, bahasa dan lain sebagainya ini tema utama tapi kami kemas dengan 6 aspek pengembangan anak usia dini sehingga hasilnya lebih mengena untuk anak-anak sebagai bekal pengetahuan mereka.  Terlebih pada usia kelompok bermain ini, kemandirian, bahasa fisik motorik ini menjadi sangat penting untuk kita rangsang dan kembangkan dengan cara-cara yang fun learning. Ungkap Nur Sabiha, S.P. AUD kepala KB & TK Al Irsyad Purwokerto.

KB & TK Al Irsyad Gelar Silaturahim PAUD se- Banyumas dengan Happy Swimming







Dalam rangka membangun tali siaturahim sesama sekolah PAUD seBanyumas. TK Al Irsyad mengundang 16 lembaga PAUD diwilayah Banyumas untuk mengikuti kegiatan Happy swimming. Happy swimming dikemas dengan kegiatan kreatif lainnya sepert lomba finger painting dan tour sekolah dan pemberian hadiah, doorprize, kenang-kenangan dari PAUD Al Irsyad kepada lembaga PAUD yang hadir tersebut. 16 lembaga tersebut adalah PAUD Satria, PAUD Anak Sholeh, PAUD Aisyiyah Arca, Pos PAUD Soka 3, Pos PAUD Tiara, KB Ar Rosyid, KB Mutiara Hati, KB Durian Emas, KB Al Ihya, dan sebagainnya.
Lomba Finger Painting dilakukan bersama antara anak dan orang tua, untuk kriteria penjurian berupa; kekompakan, komposisi warna, kerapian dan keindahan. Peserta finger painting diberikan warna dasar yaitu kuning, merah dan biru, ketiga warna tersebut bisa dikembangkan menjadi banyak warna tergantung dari kreatifitas peserta. maka komposisi warna menjadi salah satu point penting dalam menentukan pemenang.
Kegiatan ini akan terus kami laksanankan. Selain sebagai ajang silaturahim juga ajang untuk memupuk kegiatan kerjasama yang baik antar PAUD-PAUD seputaran Purwokerto. Ungkap Nur Sabiha Kepala Sekolah KB & TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto yang memberikan langsung penyerahan kenang-kengan kepada lembaga PAUD yang hadir.

_umisalama

KB & TK Al Irsyad Purwokerto Sosialisasikan “Ayo Biasakan Menuci Tangan”







Rabu, 1/11 dalam rangka Bulan Mencuci Tangan, sejumlah 276 siswa Kelompok Bermain dan Tk Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto mengikuti kegiatan sosialisasi “Ayo Biasakan Mencuci Tangan”. Para siswa belajar bagaimana mencuci tangan yang baik, sehat dan benar dipantu dari laboratorium klinik cito. Kegiatan ini sejalan dengan program visi misi sekolah yaitu sholeh, sehat, cerdas dan bermanfaat melalui program unit kesehatan sekolah melalui programnya yaitu cara mencici tangan dengan baik dan benar dan program pembiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan disekolah. Ungkap Nur Sabiha, Kepala Sekolah KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto
Pada program sosialisasi ini, para siswa belajar 7 langkah mudah mencici tangan yaitu 1. Gosok kedua telapak tangan 2. Gosok kedua punggung tangan 3. Gosok sela-sela jari tangan 4. Bersihkan ujung jari dengan saling mengunci 5. Gosok memutar ibu jari 6. Gosok ujung jari pada telapak tangan 7. Gosok hingga pergelangan tangan.
Program Ayo Biasakan Mencuci Tangan ini menjadi pembiasaan yang baik yang melekat pada siswa tidak hanya disekolah tetapi juga dirumah dan dimana saja mereka berada.


Sekolah Sediakan Layanan Konseling Bersama Psikolog



Sekolah memberikan layanan khusus kepada seluruh orangtua setiap sabtu pekan terakhir, setiap bulan untuk memberikan layanan khusus berupa konsultasi bersama psikolog untuk mengatasi permasalahan permasalah anak yang dihadapi orantua unuk mendidik anak dirumah berupa progam holistik integratif yang dikebangkan oleh lembaga Al Irsyad dalam menangani anak-anak inkusif melalui program bimbingan konseling sekolah dari mulai anak usia dini sampai SMA. tidak kalah pentingnya psikolog didampingi oleh konselor LPP yang ikut menangi permasalahan permasalahn tersebut yang diadministrasia dengan baik yang akan dijadikan pegangan orang tuaunuk mendidik dan membimbing anak dirumah dan menjadi pegangan guru untukmendidik disekolah. Dan mengarahkan pada pola asuh yang benar dirumah
Permasalahan anak yang sering muncul dan sering ditemui itu seperti; deteksi tumbuh kembang anak, gizi anak, perilaku anak yang sulit atau belum berbicara, yang cedal perilaku anak yang tiba-tiba memukul, tantrum, mudah marah, anak-anak yang hiperaktif dan sebagainnya.
Koselor membagikan tips dan solusi yang mudah dipakai orangtua dirumah seperti bagaimana mengatasi anak tantrum; pada saay anak tantrum tunggu anak sampai tenang tunjukkan kasih sayang misal dengan pelukan pada saat anak. Pada saat anak  perasaanya sudah mulai senang, tenang/ bombong orang tua mennyakan kenapa tantrum. Juga bagaimana mengatasi anak rewel; kenalisebab rewel. Apakah rewelnya wajar atau karna itu sebagi kunci untuk mendapatkan perhatian lebih? Yang paling penting tanamkan pemahaman agama yang baik seperti biasakan bangun tidur menjalankan shlat subu. Pahamkan ke anak tentang sholat wajib lima waktu melalui cerita ataukomunikasu dengan bahasa anak.

Penerimaan Siswa Baru TK Al Irsyad Ramai di Datangi Calon Wali Murid



Hampir sepekan ini dimulai dari senin kemarin KB dan TK Al Irsyad sudah mulai membuka Pendaftaran untuk Calon murid baru tahun ajaran 2018/2019. Sejumlah calon wali murid terlihat ramai mendatangi sekolah untuk mendaftar.
Pelaksaan kegiatan penerimaan calon siswa baru ini terbagi menjadi 3 gelombang. Gelombang pertama dimuai dari tgl 8 – 13 Januari dilanjutkan gelombang kedua  dan ketiga berlangsung setelahnya.
Sekolah memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin mengetahuai terkait kegiatan pembelajaran yang berlangsung, seperti bagaimana pelaksaan pembeljaran PAI disekolah, program-program unggulan sekolah, Model pembelajaran, Media pembelajaran, sentra belajar yang digunakan, program akademik, kegiatan parenting, capaian terget belajar siswa, kegiatan oudoor study class sampai dana pendidikan dan sebagianya.
Berbeda dari tahun sebelumnya untuk seluruh kegiatan PPD terpusat di LPP, saat ini kegiatan PPD dilaksanan secara mandiri di unit-unit sekolah Al Irsyad yang memiliki banya nilai posisitif seperti calon wali murid bisa lebih melihat langsung kegaitan belajar yang dilaksanakan, melihat lingkungan sekolah bagaimana budaya yang dibangun disekolah dan sebagainnya. Calon siswa akan lebih tertarik untuk bersekolah karena mereka melihat keasyikan suasana belajar di sekolah KB dan TK AL Irsya. Ungkap Nur Sabiha Kepala Sekolah KB dan TK AL Irsyad.

Info Penerimaan Peserta Didik Baru 2018/2019



DAftarkan segera Putra Putri Bunda bersekolah di Sekolah Terbaik bersama kami KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto tahun Ajarn 2018/2019

Siswa KB dan TK Al Irsyad Lakukan Kunjungan Ke Instansi-Instansi









BERLANGSUNG sejak Senin, 15/01 sampai Sabtu 20/01 mendatang siswa KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto mengadakan serangkaian kegiatan kunjungan ke instansi-instansi yang ada di Purwokerto. Kegiatan ini dalam rangka puncak tema dan outdoor study dan memperkenalkan jenis pekerjaan kepada para siswa.
“Outdoor study merupakan bagian dari pembelajaran penting yang tidak terpisahkan. Dalam kegiatan ini, para siswa akan mendapatkan banyak hal, pengalaman yang baru dan bertemu dengan wajah-wajah baru, menjajal hal-hal yang baru akan membuat para siswa semakin berkembang dalam usia emas mereka,” ungkap ustazah Nur Sabiha, kepala sekolah.
Sejumlah 276 siswa secara bergilir berkunjung ke instansi-instansi yang ditentukan sebelumnya. Seperti kelas Al Mutakabbir berkunjung ke STT Telkom, Kelas Al Jabbar berkunjung ke SMK N 1 Purwokerto, Kelas Al Aziz berkunjung Ke Fak Kedokteran Unsoed Purwokerto, Kelas Muhaimin berkunjung ke Perpusda Purwokerto, kelas Al Mu’min berkunjung ke STIKES Harapan Bangsa, Kelas As Salam berkunjung ke RRI Purwokerto, Kelas Al Quddus Bekunjung Ke SMK Negri 3 Purwokerto, kelas Al Malik Berkunjung SMK Wiworotomo, Kelas Ar Rahman dan Ar rahim Berkunjung Ke Fak Perikanan Unsoed Purwokerto.
Di RRI Purwokerto dan AMIKOM Purwokerto para siswa belajar tentang broadcasting penyiaran radio, pemutaran film, laboratorium komputer. Para siswa berkesempatan langsung menjajal sendiri, merasakan sendiri bagaimana menjadi penyiar radio, seperti apa ruang penyiaran radio dan alat-alat yang dipakai untuk penyiaran seperti; Audio Mixer A dalah alat untuk mengatur sinyal elektrik dari microphone studio, tape recorder, dan sinyal prosesor.
Di PERPUSDA para siswa belajar tentang bagaimana kerja seorang pustakawan, melihat perpustakaan yang menyediakan berbagai jenis buku. Dan sebagai kampanye dari gerakan literasi sekolah untuk anak-anak mencintai buku sejak dini.
Di STIKES para siswa diperbolehkan melihat praktek bagaimana seorang dokter dan seorang perawat bekerja sama dalam perawatan dan penanganan pasien untuk kesembuhan Pasien. Di SMKN 3 para siswa belajar para siswa yang praktik sesuai dengan jurusan yang mereka pilih seperti menjahit, memasak, kesekretariatan dan sebagainya.
“Alhamdulillah, para siswa terlihat antusias dan bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung. Para tuan rumah juga menyambut dengan ramah kedatangan para siswa dan memberikan hadiah kepada para siswa yang berani menjawab pertanyaan-pertanyaan maupun yang berani untuk diri,” lanjut Nur Sabiha.[]
sekolah_terbaik

Memajukan Literasi Sekolah Dan Bimbingan Konseling





RABU, 27/12 seluruh guru KB dan TK Al Irsyad mengkuti raker untuk persiapan semester dua dengan langkah dan strategi baru yang berkemajuan. Masih dengan tema yang sama untuk mensukseskan belajar siswa. Raker sesi pertama kali ini membahas tentang pentingya pengembangan literasi disekolah. Melalui membudayakan literasi sejak dini.
Melalui pendekatan bercerita pagi dan i love reading, sekolah menggali minat literasi anak melalui pendekatan fun learning. Dari gerakan literasi sekolah ini telah menghasilkan sebuah buku kumpulan cerita-cerita tentang pendidikan karakter untuk anak usia dini yang lebih dikenal dengan buku pinter ceria. Melalui pinter ceria ini TK Al Irsyad meraih juara II tingkat nasional untuk karya inovasi pembelajaran. Tidak hanya untuk siswa, para guru juga dituntut untuk menghasilkan karya-karya literasi yang otentik yang lebih segar dari sebelumnya. Kepala sekolah melakukan peningkatan dan arahan bagi guru untuk menghidupkan budaya literasi. Para guru diajak untuk menuliskan cerita – cerita dengan tema yang berbeda yang akan dibukukan menjadi sebuah buku kumpulan hasil karya guru. Pada semester dua ini tema besar literasi mengarah pada dua hal yaitu; 1. Pendidikan nasionalis di anak usia dini melalui cerita komik dan 2. Menulis artikel parenting untuk orang tua.
Untuk mewujudkan budaya literasi yang lebih hangat kepala sekolah melakukan pendampingan dan pelatihan-pelatihan kepada guru-guru. Pelatihan yang dimaksud dibawah narasumber yang mumpuni dalam dunia penulisan khususnya anak-anak bersama bapak Heru Kurniawan.
Sesi kedua untuk meningkatkan pelayanan. sekolah menitik beratkan pada bimbingan konseling. Bimbingan konseling diarahkan pada 4 Hal yaitu; 1. pribadi terkait untuk mengembangkan bakat minat sejak dini. , 2. sosial terkait kecakapan bergaul dengan lingkugan luar, kemampuan menjalin pertemanan, bekerjasama dan sebagainnya. , 3. belajar dan 4. karir. Ini menjadi sangat penting untuk mengetahui perkembangan siswa sejak dini terlebih di era digital sekarang ini. dimana anak-anak lebih banyak bersentuhan dengan dunia gadged yang mengarahkan anak-anak hanya pada satu pola belajar visual. Dengan kondisi itu sekolah perlu melakukan lebih banyak menggali pola belajar dengan pendekatan audio berkolaborasi dengan pola belajar kinestetik seperti dengan permainan tepuk tangan, kognitif fun game agar anak-anak terbiasa belajar dengan banyak pola tidak melulu hanya menumpu pada pola visual saja yang tentunya ini akan menurunkan kepekaan anak-anak baik secara kognitif maupun secara sosial emosional. Anak-anak yang tidak dibiasakan mengembangkan pola belajarnya cenderung menjadi anti sosial tidak menjawab saat dipanggil, kurang peka, dan tidak tertarik mengikuti kegiatan pembelajaran lainnya.
Pola belajar mempengaruhi pencapaian akademisi siswa dan pencapaian ini mempengaruhi banyak hal bekal cita-cita mereka dimasa depan. Ungkap NurSabiha Kepala Sekolah KB dan TK Al Irsyad Purwokerto.
sekolah_terbaik